Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar

Tak Perlu Cemas Rayakan Natal & Tahun Baru

Perayaan Natal memasuki H-3, berbagai pengamanan pun disiapkan petugas kepolisian untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Natal termasuk dari aksi teror. Kirim komentar Anda terkait pengamanan dilakukan Kepolisian jelang Natal dan Tahun Baru 2014.

Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar

Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar


“Kami mengoptimalkan pendeteksian dini gangguan keamanan natal dan malam tahun baru,” kata Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar kepada Rakyat Merdeka (grup Sumut Pos), kemarin. Untuk itu, lanjut Boy, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi sesuatu yang mengancam keamanan. Lantas, seperti apa pengamanan yang diberikan pihak kepolisian? Berikut kutipan wawancara selengkapnya:
Apa semua langkah pengamanan sudah dipersiapkan dengan optimal?
Ya. Seperti biasa kepolisian dalam menyambut hari raya natal dan tahun baru akan menggelar operasi lilin.

Apa itu saja?
Tidak dong. Pada saat menjelang hari raya natal, kami juga melakukan peningkatan upaya deteksi dini terhadap berbagai ancaman dan gangguan keamanan, termasuk antisipasi tindakan teroris saat natal dan tahun baru.

Mulai kapan diselenggarakan pengamanannya?
Pendeteksian dini, pengamanan tempat ibadah natal sampai operasi lilin mulai  22 Desember 2013. Tapi persiapannya sudah dilakukan sejak sekarang.

Pengamanan dan operasi lilin ini berlangsung sampai  2 Januari 2014.

Apakah jalur-jalur darat yang rawan kecelakaan akan dilakukan pengamanan?
Bagi yang bepergian ke Sumatera, seputar Jawa atau lainnya tidak perlu khawatir, karena diseluruh Indonesia kegiatan pengamanan berlangsung bukan hanya saat menjelang natal dan tahun baru saja.

Jalur Sumatera sering terjadi perampokan bahkan pembunuhan, apa antisipasinya?
Benar. Semua jalur perlintasan dan jalur utama akan menjadi perhatian yang fokus untuk ditingkatkan keamanannya. Kepolisian juga membuka hot line telpon 110.

Nomor ini bisa dihubungi dimanapun saat masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian.

Operasi lilin, pengamanan tempat ibadah, jalur-jalur transportasi dan kegiatan kepolisian lainnya berjalan secara simultan.

Pengelolaan keamanan rutin tetap dilakukan selama 1x 24 jam di seluruh pelosok tanah air dan operasi yang sifatnya khusus terkait perayaan hari besar keagamaan seperti natal dan malam tahun baru.

Berapa personel yang disiagakan di setiap Gereja?
Pengawalan tentu secukupnya dan cukup relatif besaran personelnya untuk menangani gangguan keamanan yang datang.

Maksudnya?
Ada yang ditempatkan secara khusus personel kepolisian, tentu akan disesuaikan dengan kerawanan keamanan di masing-masing daerah. Itu semua satuan wilayah (Satwil) masing-masing yang menentukan besar kecilnya jumlah personel, karena Satwil itu lah yang memiliki kewenangan untuk menilai potensi kerawanan keamanan termasuk menentukan berapa jumlah personel yang ditempatkan.

Selain Gereja, ketika perayaan malam natal dan ibadah, tempat-tempat yang mengundang keramaian perlu pengamanan. Karena kita tahu objek-objek wisata akan padat karena natal dan tahun baru banyak masyarakat berlibur. (ndi)

Berita terkait:

FEATURE