• Pelaut Indonesia Penemu Benua Amerika, Bukan Columbus! Ini Buktinya…
PETUALANGAN COLUMBUS MENCARI INDONESIA (3)
Pelaut Indonesia Penemu Benua Amerika, Bukan Columbus! Ini Buktinya…
  • Dipublikasikan pada: Nov 3, 2016 Dibaca: 291 kali.

Foto: Wenri Wanhar/JPNN.com. Cacique (Keucik) dan Guacanagari (Kuasanagari) dalam catatan Miguel Pericas of Cadiz. Dia turut serta dalam ekspedisi Columbus dan mencatat petualangannya dari hari ke hari. Diterbitkan oleh Penguin Books pada 1939.

Foto: Wenri Wanhar/JPNN.com.
Cacique (Keucik) dan Guacanagari (Kuasanagari) dalam catatan Miguel Pericas of Cadiz. Dia turut serta dalam ekspedisi Columbus dan mencatat petualangannya dari hari ke hari. Diterbitkan oleh Penguin Books pada 1939.


SUDAH ada masyarakat beradat-istiadat Minang dan Aceh di Benua Amerika ketika Christopher Columbus “menemukan” benua itu. Bagaimana bisa?
Wenri Wanhar – Jawa Pos National Network
Tiga kali Christopher Columbus bolak-balik berlayar Spanyol-Benua Amerika sebelum meninggal pada 1506.

Berdasarkan laporan pelayarannya yang pertama (Agustus 1492-Maret 1493) kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella di Catalonia–basis tim sepakbola Barcelona sekarang–dan merujuk catatan Miguel Pericas of Cadiz, penulis yang menyertai petualangan Columbus, diketahui sudah ada masyarakat di sana.

“Kami menjumpai penduduk yang teramat ramah…hidupnya berbudi dan saksama,” begitu bunyi laporannya.

Dikisahkan, mereka jumpa masyarakat yang kepala kaumnya disebut Keucik dan Kuasanagari. Baca: Saat Menemukan benua Amerika, Columbus Jumpa Orang Minang dan Aceh.

“Desa itu terletak di pedalaman. Lebih kurang satu mil dari laut. Sebuah jalan di antara ladang-ladang dikerjakan sangat baik. Ada tanah lapang yang besar di depan rumah Keucik. Di tanah lapang itulah beberapa malam belakangan berlangsung pesta sampai fajar. Kami dijamu secara raja-raja. Makanan yang paling pokok ialah ikan yang dibubuhi bumbu,” tulis Pericas.

Suatu hari, datanglah rombongan Kuasanagari dari wilayah yang jaraknya tiga hari perjalanan dari tempat mereka berpesta.

Kedatangan Kuasanagari. Berikut kami cuplikan catatan harian Miquel Pericas…

Tatkala ia datang maka kedatangannya itu bersama pengiring bangsawan. Sewaktu dia makin dekat maka kami mendengarkan bunyi genderang dan nyanyian di seberang ladang-ladang jagung.

Kuasanagari diangkut dalam sebuah tandu yang dipikul delapan orang. Dikelilingi para pembesarnya. Barisan paling depan, rombongan genderang dan para penari.

loading...
TAGS :