Bakal Dicopot, Akom: Aku Rapopo…
  • Dipublikasikan pada: Nov 30, 2016 Dibaca: 276 kali.

Ketua DPR RI Ade Komarudin (kiri) dan Setya Novanto (tengah). Ade mengaku tidak mempermasalahkan pencopotan dirinya dari kursi Ketua DPR RI.

Ketua DPR RI Ade Komarudin (kiri) dan Setya Novanto (tengah). Ade mengaku tidak mempermasalahkan pencopotan dirinya dari kursi Ketua DPR RI.


JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Proses mengembalikan Setya Novanto ke kursi ketua DPR tidak lagi mendapat hambatan. Ade Komarudin yang kini menduduki jabatan itu menyatakan tidak akan mempersulit pelaksanaan keputusan rapat pleno DPP Partai Golkar tersebut.

”Saya kan sudah bilang, aku rapopo. Istilah Sundanya, teu sawios,” ujar Ade berteka-teki saat menjawab pertanyaan wartawan yang menjumpainya di gedung DPR, Selasa (29/11).

Ade mengatakan sudah meminta nasihat kepada sejumlah tokoh dalam menyikapi pencopotan dirinya dari kursi ketua DPR. Salah seorang yang dimintai pendapat adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kini Ade sudah mantap dengan keputusannya. Apalagi, pencopotan itu dibarengi dengan sejumlah pemeriksaan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terhadap pihak-pihak terkait atas laporan dugaan pelanggaran etik pada dirinya. ’’Saya sendiri siap menjelaskan. Kasus PMN, apalagi tembakau, meski mohon maaf, (kasusnya) seperti diada-adain,” ujar wakil ketua Dewan Pembina Partai Golkar itu.

Hal sama, lanjut pria yang juga akrab disapa Akom tersebut, akan dirinya lakukan terhadap semua keputusan Partai Golkar sesuai prosedur yang berlaku. ”Saya akan hadapi, saya akan proses. Gak usah khawatir. Saya juga bilang ke Saudara Fadli (Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Red) dan Fahri (Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Red), keputusan jangan sampai benjol. Harus bulat,” tegasnya.

Disinggung tentang tawaran Dewan Pembina dan DPP Golkar untuk menduduki posisi penting dan strategis, Akom mengaku belum bisa menanggapi. Menurut dia, isu semacam itu harus dikomunikasikan langsung dengan Ketua Wanbin Aburizal Bakrie terlebih dahulu. Lagi pula, tambah Akom, ada masalah lebih penting yang harus diselesaikan.

”Sekarang saya disibukkan dengan diri sendiri. Saya diamanahi lebih penting kesehatan daripada apa pun,” ujar Akom, yang merahasiakan gangguan kesehatan yang dialaminya.

loading...