Bos Perabot Pergoki Istri Dicumbu Karyawan
  • Dipublikasikan pada: Jan 11, 2017 Dibaca: 270 kali.

Pasangan selingkuh-Ilustrasi


BELAWAN, SUMUTPOS.CO  – Sudah diberi pekerjaan dan dianggap keluarga, Satria (20) tega menyelingkuhi Marliah (35). Marliah merupakan istri bos perabot tempatnya kerja.

Terbongkarnya perselingkuhan itu diketahui langsung oleh Siondok (40). Siondok memergoki istrinya bersama karyawannya sedang bercumbu di kamar mandi di Jalan Suasa, Pasar 4, Kel. Mabar Hilir, Kec. Medan Deli, Selasa (10/1) sore. Kasus perselingkuhan itu telah ditangani Polsek Medan Labuhan.

Informasi diperoleh menyebut, sebagai pengusaha perabot rumah tangga, Siondok yang telah lelah mengurusi usahanya istirahat tidur siang di kamar rumahnya.

Tiba – tiba, bapak anak tiga ini terbangun dari tidur karena mendengar suara desahan dari kamar mandi. Penasaran dengan suara itu, Siondok mendekati pintu kamar mandi.

Curiga, Siondok langsung mendobrak pintu kamar mandi hingga terbuka. Pengusaha perabot ini pun melihat langsung istrinya sedang dicumbu karyawannya.

Emosi, pasangan selingkuh itu langsung dibawa ke ruang tamu dan diinterogasi sambil disaksikan polmas dan kepling setempat. Merasa tak senang dengan perbuatan yang dilakukan istri dan karyawannya, Siondok menyerahkan kasus tersebut ke Polsek Medan Labuhan.

Di kantor polisi tersiar kabar, hubungan selingkuh antara istri bos perabot dan karyawan kerja itu sudah berlangsung selama 5 bulan. Padahal, Satria sebagai karyawan sudah dianggap adik oleh Siondok.

“Tega kali karyawannya itu, padahal selama ini sudah dianggap adik sama bapak itu. Masa sanggup selingkuh istri bapak itu,” kata warga yang tak menyebutkan namanya saat berada di Polsek Medan Labuhan.

Pantauan Sumut Pos, tampak kedua belah pihak yang berselingkuh dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan. “Masih mediasi sama polisi, jadi belum tahu bagaiman kelanjutanya,” kata pria berusia 40 tahun ini.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo mengatakan, masalah perselingkuhan itu masih diselesaikan dengan cara mediasi dengan polmas. “Kasus itu belum dilaporkan, masih dimediasi sama polmas,” kata Ponijo.(fac/ala)