Trump Akui Campur Tangan Rusia Dalam Pemilu November
  • Dipublikasikan pada: Jan 12, 2017 Dibaca: 276 kali.

SUMUTPOS.CO – Presiden terpilih Amerika Donald Trump hari Rabu mengakui bahwa Rusia mencampuri pemilu bulan November. tapi mengatakan bahwa jika Presiden Rusia Vladimir Putin menyukainya ia menganggapnya sebagai “sebuah aset bukan beban.”
Dalam konferensi pers pertamanya dalam hampir enam bulan, Trump mengatakan meskipun Putin mendukung pencalonannya dari calon Partai Demokrat, Hillary Clinton, ia akan lebih kuat menghadapi pemimpin Rusia itu di panggung dunia ketika ia mulai menjabat minggu depan.

“Apakah anda yakin Hillary Clinton akan lebih kuat dari pada saya?” kata Trump. “Yang benar saja.”
Ia menyangkal punya kepentingan finansial di Rusia dan mengatakan “Saya tidak punya kesepakatan di Rusia, tidak akan terjadi kesepakatan, tidak ada hutang di Rusia.”
Ditanya mengenai peretasan komputer yang diyakini pejabat intelijen Amerika diperintah oleh Putin, Trump mengatakan. “Putin seharusnya tidak melakukannya.”
Presiden terpilih itu menampik laporan-laporan bahwa Rusia mengumpulkan informasi tidak senonoh yang merugikannya dan pejabat kampanyenya bersekongkol dengan intelijen Rusia.

Trump mengatakan “saya kira memalukan bahwa itu dirilis.” “Semuanya adalah berita palsu. Tidak terjadi.”
Berdiri didepan 10 bendera Amerika dan menghadap 250 wartawan, Trump mengumumkan bahwa dua putranya yang sudah dewasa, Donald Trump Jr. dan Eric serta salah seorang pimpinan Trump Organization akan menjalankan kepentingan bisnis globalnya dengan aset kepemilikannya yang besar dalam sebuah perwalian meskipun bukan dana perwalian bebas dimana ia tidak mengetahui kepemilikannya apabila ia menjadi presiden tanggal 20 Januari.

“Mereka tidak akan membahasnya dengan saya,” kata Trump mengenai putra-putranya. “Saya menyerahkan wewenang sepenuhnya kepada putra-putra saya.”

loading...