Ibu Negara Zimbabwe Gugat Pengusaha Soal Cincin Rp20 Miliar
  • Dipublikasikan pada: Oct 19, 2017 Dibaca: 291 kali.

Foto: Reuters
Grace Mugabe (kanan) bersama suaminya Presiden Mugabe, yang sudah berkuasa selama 30 tahun di Zimbabwe.


SUMUTPOS.CO – Ibu negara Zimbabwe menggugat seorang pengusaha Lebanon senilai US$1 juta lebih atau sekitar Rp14 miliar karena tidak memberikan cincin berlian yang dipesannya.

Laporan-laporan media negara itu menyebutkan istri Presiden Robert Mugabe -yang sudah berkuasa selama 30 tahun- memesan cincin berlian untuk perayaaan ulang tahun perkawinan mereka tahun 2015 lalu seharga US$1,5 juta.

Namun pengusaha bersangkutan, Jamal Joseph Ahmed, hanya memberi cincin senilai US$30.000 atau 50 kali lebih murah dari pesanan awal Grace Mugabe.

“Pelanggaran kesepakatan, Ahmed gagal memberikan cincin, memicu gugatan hukum,” tulis koran Herald.

Ditambahkan bahwa Grace Mugabe menuntut uangnya dikembalikan namun Ahmed hanya membayar US$120.000 dan berdasarkan dokumen pengadilan dia disebut menawarkan pembayaran penuhnya lewat cicilan.

Foto: EPA
Grace Mugabe memesan cincin berlian untuk perayaan ulang tahun perkawinan dengan Robert Mugabe tahun 2015 lalu.


Tahun lalu pengadilan juga sudah memerintahkan agar Grace Mugabe mengembalikan tiga properti milik Ahmed namun ibu negara membantah menyita properti tersebut.

Menurut Nyonya Mugabe -yang disebut sebagai calon kuat penerus suaminya yang berusia 93 tahun- polisi mengamankan properti Ahmed karena dia dicari dengan tuduhan kriminal.

Ahmed -yang memiliki izin tinggal tetap di Zimbabwe walau kini tidak tinggal di sana lagi- mengaku mendapat ancaman dari dinas intelijen Zimbabwe dan juga dari Grace serta putranya dari perkawinan pertamanya. Tuduhan ini dibantah oleh Grace.

Foto: Reuters
Banyak yang menyebut-nyebut Grace, yang menjabat ketua liga perempuan partai yang berkuasa- merupakan calon kuat penerus suaminya.


Grace yang kini berusia 52 tahun -menikah dengan Mugabe pada tahun 1996- menjabat Ketua Liga Perempuan Partai ZANU-PF yang berkuasa di Zimbabwe.

Dia sudah menyatakan bahwa sama seperti warga Zimbabwe lainnya, ia juga berhak memerintah negara, yang dilihat banyak pihak sebagai manuver untuk meneruskan kepemimpinan suaminya. (bbc)

loading...