JR Kirim Wakil ke Acara Sosialisasi Dukungan
  • Dipublikasikan pada: Nov 8, 2017 Dibaca: 294 kali.

Foto: Andika/Sumut Pos
Kabag Hukum KPU Sumut, Maruli saat memberikan penjelasan tentang teknis penyerahan dukungan calon perseorangan, Selasa (7/11).


MEDAN, SUMUTPOS.CO -Setahun terakhir nama JR Saragih kerap muncul kepermukaan. Baik melalui pemberitaan media massa maupun promsi di baliho.

Tujuan itu tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mensosialisasikan nama JR Saragih kepada publik untuk bisa maju di Pilgubsu 2018 mendatang.

Meski saat ini JR Saragih menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, belum ada kepastian DPP Partai Demokrat akan mengusung Bupati Simalungun itu.

Bahkan, partai berlambang mercy itu diyakini akan mengusung Letjen TNI Edy Rahmayadi. Potensi itu sangat besar, mengingat Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga berasal dari militer.

Belum lagi, Partai Demokrat punya catatan mengusung non kader di Pilgubsu 2008 dan 2013.

Ketidak jelasan nasib JR Saragih di Partai Demokrat semakin terlihat jelas ketika mengurus Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Sumut, Ronald Naibaho ke acara sosialisasi penyerahan dukungan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Aula KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (7/11) sore.

Di absensi, Ronald menuliskan dirinya hadir mewakili JR Saragih. Mantan Anggota DPRD Sumut itu juga terlihat serius mendengarkan penjelasan tentang teknis penyerahan dukungan, sesekali tanganya sibuk mencatat penjelasan tersebut ke dalam selembar kertas yang ada di hadapannya.

Ronald hanya tersenyum ketika dikonfirmasi mengenai kehadirannya ke KPU Sumut mewakili Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, JR Saragih. “Saya datang atas inisiatif sendiri. Tidak mewakili siapapun,” katanya singkat.

Komisioner KPU Sumut Divisi Teknis, Benget Silitonga mengatakan ada 4 perwakilan tim bakal calon gubernur jalur perseorangan yang hadir memenuhi undangan KPU. “Kalau dilihat catatan ada 5 perwakilan tim yakni Kenney Manurung, Rahmat Ilham, Wisnu Amat Sastro, dan Syamsul Arifin, dan Abdon Nababan,”jelasnya.

Mengenai kehadiran Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Sumut, Ronald Naibaho, dia kurang mengetahui secara pasti. “Tadi saya tanya, dia bilang tidak mewakili siapapun, hanya ingin tau informasi,” akunya.

Benget menyebut 9-22 November 2017 merupakan masa pengumuman penyerahan dukungan pasangan calon perseorangan. “22-26 November itu waktu penyerahan dukungan. Setiap tim pasangan calon akan diberikan user untuk bisa mengakses Silon (Sistem Informasi Calon), karena dukungan itu akan diinput secara online,” akunya.

Berdasarkan keputusan KPU Sumut, lanjut dia, syarat minimal dukungan calon perseorangan yakni sebanyak 765.048 jiwa yang ditandatangani dengan e-ktp atau surat keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Jumlah 765.048 tidak boleh kurang, itu syarat minimal. Saat proses verifikasi administrasi akan di cek apakah sudah sesuai syarat minimal yakni dukungan tersebar di 17 Kabupaten/Kota. Selain itu dukungan akan dicocokkan kembali di DP4 dan DPT,” paparnya.(dik/azw)
 

loading...