Kapolri Difitnah Lagi, Kali Ini Soal Alexis
  • Dipublikasikan pada: Nov 8, 2017 Dibaca: 288 kali.

Hoax-Kapolri difitnah soal Alexis.


SUMUTPOS.CO – Situs-situs clickbait yang rajin membuat hoax dengan memelintir statement pejabat kepolisian terus bermunculan. Yang terbaru, statement Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto saat diwawancara jurnalis soal Alexis. Pernyataan itu dipelintir sedemikian rupa, kemudian dibuat seolah-olah ucapan Kapolri.

Pada 1 November 2017, Ari Dono memang ditanya sejumlah wartawan mengenai penutupan Alexis. Saat itu, Ari mengatakan, polisi belum memiliki data soal Alexis. Namun, dia memastikan polisi akan melakukan penindakan apabila terbukti ada tindak pidana seperti prostitusi, perdagangan orang, maupun narkoba. Tindakan tetap dilakukan meski Alexis tak lagi beroperasi.

Jawaban Ari Dono itu diunggah sejumlah portal berita mainstream. Namun, oleh sejumlah blog yang dibuat seolah merupakan portal berita, statement Ari Dono itu dipelintir sedemikian rupa. Ucapan Ari Dono diubah seolah statement Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Salah satu blog yang memelintir ucapan Ari Dono ialah cpn-news.blogspot.com. Mereka membuat artikel dengan judul, ”Keras!!! Tito: Jika Ada Yang Berani Menutup Alexis Maka Harus Berurusan Dengan Saya!!” Artikel yang sama juga ditemukan di beberapa blog, termasuk temp0-info.blogspot.com dan sketsanews.com.

Seperti umumnya ulah blog-blog clickbait penyebar fitnah, di dalam artikel itu tak ada pernyataan Tito seperti yang tertulis di judul. Dalam artikel tersebut, Tito hanya dibuat seolah-olah memastikan tidak akan menindak Hotel Alexis jika tidak terbukti ada pelanggaran.

”Kalau ada laporan (prostitusi), kita tindak dong. Dan, kalau terjadi (perdagangan anak), bisa dijerat. Kalau ya. Namun, jika tidak ada pelanggaran pidana, kita tidak bisa berbuat apa-apa,’’ kata Kapolri Tito Karnavian Rabu lalu (1/11). Begitulah kutipan yang disematkan dalam artikel ngawur tersebut.

Dari penelusuran Jawa Pos (grup Sumut Pos), ternyata tak ada satu pun media mainstream yang menurunkan berita yang sama. Pada kurun waktu itu, kemungkinan Tito juga tidak berada di Indonesia. Sebab, pada 30 Oktober 2017, Tito berada di markas PBB.

Di forum PBB tersebut, Tito berbicara soal strategi penanggulangan jaringan teroris global, bukan soal Alexis. Lah, dari mana blog-blog pendulang uang haram itu mendapatkan statement Tito?

loading...