Tanpa Elthon dan Roni
  • Dipublikasikan pada: Nov 11, 2017 Dibaca: 306 kali.

Triadi Wibowo/Sumut Pos_
Pemain PSMS Medan, Eliazer Thoncy Maran (Hijau) mencoba melewati pemain Persita Tangerang saat pertandingan LIGA 2 di Stadion teladan Medan, beberapa waktu lalu.  Eliazer Thoncy bakal absen saat menghadapi Martapura FC, Senin (10/11).


SUMUTPOS.CO – PSMS punya modal bagus dengan kemenangan atas Kalteng Putra pada laga perdana babak delapan besar Liga 2. Namun PSMS tak boleh bereuforia berlebihan. Pasalnya masih ada dua ujian lagi yang harus dituntaskan yakni duel kontra Martapura (13/11) dan Persis Solo (16/11).

DUEL terdekat kontra Martapura FC tentu PSMS berharap hasil yang sama. Namun tentu tk mudah. Pasalnya Martapura juga sudah mengoleksi satu kemenangan. Karena itu PSMS diminta kembali fokus.

Kapten PSMS, Legimin Raharjo mengatakan kemenangan atas Kalteng Putra sangat disyukuri dirinya dan rekan-rekannya “Alhamdulillah, kita bisa menang di pertandingan pertama. Selanjutnya mudah-mudahan kita bisa menang lagi,” ujar Legimin, Jumat (9/11).

Legimin pun kembali meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar PSMS lolos ke babak selanjutnya. Hal senada disampaikan bomber andalan mereka, Suhandi. “Yang pasti kita bersyukur, tapi tetap rendah hati. Pertandingan selanjutnya harus lebih segalanya dari hari ini,” ungkapnya.

Namun PSMS punya permasalahan jelang laga kontra Martapura. Pasalnya mereka harus kehilangan dua pilarnya hadapi tim asal Kalimantan itu. Roni Fatahillah dan Elton Maran harus absen karena akumulasi kartu.

Roni memang sudah mengoleksi dua kartu kuning. Saat bersua PSIS dan Kalteng Putra. Sementara Elthon Maran memang baru mengoleksi satu kartu kuning di PSMS. Namun di klub sebelumnya, Sragen United, Elton juga sudah terkena kartu kuning.

“Roni dan Elthon harus absen karena akumulasi. Mereka sudah dua kali kartu kuning. Elthon sebelumnya sudah kena kartu saat membela Sragen. Mungkin nanti akan ada rotasi pemain,” ungkap Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra,
Kedua pemain yang baru direkrut di babak 16 besar itu memang langsung menjadi pilihan utama Djajang Nurdjaman. Keduanya juga memberikan kontribusi positif. Tanpa keduanya, Djanur harus memutar otak lagi menentukan penggantinya.

Pengganti Elthon kemungkinan diisi Willyando atau Dimas Drajad. Dimas sejatinya berposisi striker. Namun tak menutup kemungkinan turun sebagai second striker atau penyerang sayap.

Sementara pengganti Roni ada Hardiantono, Andes Adinata atau Dani. Hardiantono sebelumnya merupakan bek utama PSMS sebelum kehadiran Wanda Syahputra dan Roni. Belakangan eks kapten Sumut di PON 2012 itu memang kehilangan tempat utama.

Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman sendiri mengakui Martapura merupakan lawan kuat. Untuk itu, dia tidak mau meremahkan semua lawannya. “Anda melihat bagaimana Persis Solo lebih menguasai pertandingan dalam laga pertama mereka. Namun, pada akhirnya Martapura FC yang berhasil memenangi pertandingan. Itu membuktikan semua tim punya kans besar untuk memberikan ancaman,” ujar Djajang. (don/dek)
 

loading...