LUKAI POLISI SAAT DITANGKAP
Gembong Rampok Medan Ditembak Mati
  • Dipublikasikan pada: Nov 13, 2017 Dibaca: 433 kali.

Foto: Sormin/PM
Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, didampingi Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing, memaparkan penembakan gembong perampok di Medan.


MEDAN, SUMUTPOS.COPerjalanan Enggar Maulana Sitompul (21) yang merupakan gembong perampok di Medan, berakhir di tangan polisi. Ia ditembak mati oleh personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota, Jumat (10/11) malam.

Enggar yang merupakan warga Jalan Sentosa Lama, Medan Perjuangan ini terkenal sebagai gembong dan bandit jalanan.

Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan kepolisian, sedikitnya tersangka Enggar telah beraksi di 47 TKP.

“Wilayah operasinya di seluruh wilayah Medan,” kata Tatan. Tambah Tatan, kelompok Enggar kerap menjambret, hingga merampok dengan senjata tajam. Kawanan ini juga yang merampok seorang WN Italia beberapa waktu lalu.

Sebenarnya Anggar sudah ditangkap bersama rekannya Dedi karena menjambret Matilde pada 16 September 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, korban yang menumpang Gojek melintas di Jalan Balai Kota Medan tepatnya depan Hotel Grand Aston, dirampas tas sandangnya oleh pelaku yang telah membuntuti sebelumnya.

Tas korban berisi barang berharga dan dokumen penting seperti kartu SIM Italia, kartu kredit, fotocopy KITAS, berhasi dibawa kabur pelaku.

Namun mendapat informasi adanya rekan pelaku lain berinisial S, maka pada Sabtu (11/11) malam dilakukan pengembangan untuk menangkapnya di kawasan Percut Seituan.

“Dalam perjalanan ketika akan melakukan pengembangan mencari tersangka S dan barang bukti, ternyata Enggar mengambil pisau yang disembunyikannya di semak-semak. Kemudian Enggar melakukan perlawanan terhadap anggota hingga melukai,” sebut Tatan didampingi Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing.

loading...