Janda Nekat Jadi Kurir 1 Kg Sabu Pesanan Napi TgGusta
  • Dipublikasikan pada: Nov 14, 2017 Dibaca: 372 kali.

Selanjutnya tersangka berikut barang-bukti sabu dan HP yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pemesan, diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif,” terangnya.

Ditambahkan Ganda, saat diinterogasi, FTH mengungkap jika pemesan 1 Kg sabu tersebut adalah seorang narapidana yang kini mendekam di sel Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan. Hanya saja dirinya mengaku tak mengetahui nama si pemesan.

“Kasusnya masih kita kembangkan. Tersangka terancam hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah sabu tersebut ada kaitannya dengan tangkapan oleh BNN Pusat belum lama ini, Ganda membenarkannya bahwa bungkus sabu itu memiliki merek yang sama.

“Tangkapan sabu yang dilakukan BNNP Pusat dan tangkapan kita sama mereknya, yakni PK. Lihat saja bungkusan plastik sabu ini, masih ada tanahnya, dimana sebelumnya para bandar narkoba menanam sabu tersebut sebelum diedarkan,” pungkasnya.

FTH ketika diwawancarai mengaku telah bercerai dengan suaminya dan dikaruniai 3 anak. “Saya sudah bercerai dengan suami saya. Baru sekali ini saya menjadi kurir narkoba,” katanya. (sor/ras)

loading...