EFEK POSITIF LOLOS KE LIGA 1
Askot: PSMS Harus Berkandang di Medan
  • Dipublikasikan pada: Dec 4, 2017 Dibaca: 375 kali.

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
RENOVASI_Kondisi Stadion Teladan yang rumputnya sedang dibongkar.  Renovasi juga akan dilakukan di sektor lain seperti lampu, dll.


SUMUTPOS.CO – Asosiasi Kota PSSI Medan turut berbangga dengan keberhasilan PSMS lolos ke Liga 1. Namun banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Salah satunya perbaikan Stadion Teladan agar PSMS bisa berhome base di Medan.

Sejauh ini pengerjaan Teladan memang sudah dimulai sejak awal November lalu. Namun masih sebatas rumput stadion berada di bawah pengawasan Dinas Pertamanan dan Kebersihan kota Medan. Sementara beberapa bagian lain yang sudah cukup urgen seperti lampu, ruang ganti dan bagian lainnya dari gedung masih belum dikerjakan karena masih menunggu anggaran dan berada di bawah naungan Dinas Perkim.

Ternyata ada titik terang soal itu. Hal ini terungkap dalam rapat finalisasi Kebijakan Umum Anggara Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPS) di DPRD Medan, yang berlangsung Sabtu (2/12) lalu. Diketahui anggaran pembenahan sarana dan prasarana stadion kebangggan masyarakat Medan ini ternyata telah diajukan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2017 kemarin. Bahkan, pengajuannya pun sudah masuk dalam RAPBD 2018.

Hal itu dibenarkan Ketua Askot PSSI Medan, Iswanda Ramli. Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Medan itu berharap dengan sudah dimasukkan ke dalam anggaran, Stadion Teladan harus segera direnovasi agar PSMS bisa berkandang di Medan.

“PSMS harus berkandang di Medan, karena efeknya PSMS masuk liga 1 ini sangat positif. Kami dalam hal ini Askot tentunya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Walikota Medan dan Dinas Perkim yang telah menyahuti keinginan masyarakat Medan untuk bisa menyaksikan PSMS Medan bermain di Stadion Teladan,” ungkap Iswanda Ramli saat berbincang dengan wartawan.

Hanya saja dirinya menerangkan jika proses pengerjaan menggunakan APBD akan melalui proses panjang dan memakan waktu.

“Pengerjaannya juga butuh waktu, karena harus melalui proses lelang lagi. Untuk itu kita minta hal ini segera disikapi pemerintah agar pembenahan stadion kita bisa rampung sebelum bergulirnya Liga 1,” ujarnya.

“Ini kan untuk kepentingan masyarakat Kota Medan juga, jadi mereka (Perkim) harus lebih serius melaksanakannya. Apalagi waktu yang tersisa tinggal tiga bulan sebelum bergulirnya Liga 1.” sambungnya.

Dari informasi yang diperoleh, adapun nilai anggaran yang diajukan untuk pembenahan sarana dan prasarana Stadion Teladan berkisar Rp 4Miliar. Memang jumlah ini tak terlalu banyak dibandingkan saat renovasi anggaran Kemenpora pada 2013 lalu sebesar Rp10 Milyar, namun diharapkan bisa memenuhi beberapa aspek yang disoroti tim verifikasi PSSI nanti.

loading...