Cuaca Ekstrim, Nelayan Diminta Waspada
  • Dipublikasikan pada: Dec 4, 2017 Dibaca: 314 kali.

Gelombang tinggi-Ilustrasi.


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Abdul Aziz menyampaikan, kondisi cuaca buruk dengan gelombang tinggi masih terjadi di perairan Aceh dan Samudra Hindia.  Cuaca ekstrim ini bakal terjadi seminggu ke depan, dengan hujan ringan dan arah angin variabel serta kecepatan 8 knot. Selain itu, tekanan rendah di perairan Barat Aceh.

“Secara umum di Selat Malaka kondisi cuaca masih buruk, ketinggian gelombang laut mencapai 4 meter, untuk itu kita imbau kepada nelayan dan pengguna transportasi laut untuk lebih waspada,” kata Abdul Azis.

Imbauan ini, kata Abdul Azis sudah mereka sampaikan melalui email, pesan whatsap dan jaringan satelit kepada stakholder yang ada di Pelabuhan Belawan. “Prakiraan cuaca ini sudah kita beritahui melalui, Lantamal, Polair, PPSB dan sejumlah instansi lainnya, agar kondisi cuaca buruk ini dapat diwaspadai,” kata Azis.

Ditambahkannya, kondisi cuaca buruk untuk wilayah Medan dan Sumut, masih terjadinya hujan secara menyeluru dalam beberapa hari ke depan. “Diperkirakan pola cuaca masih berpotensi terjadinya pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan, sehingga masih perlu diwaspadai terjadinya banjir dan tanah longsor di wilayah kabupaten/ kota  di Sumut,” ungkap Abdul Azis.

Oleh karena itu, dengan dinamika atmosfer dalam beberapa hari kedepan masih cukup aktif, dan berpotensi menimbulkan bencana. “Bencana alam perlu kita waspadai di bebepa wilayah lain di Sumut, seperti di perairan Nias Sibolga dan Samudra Hindia, gelombang tinggi bisa mencapai 4 meter terjadi,” sebutnya.

loading...