Pelatih Lisensi D Bisa Terjun di Kompetisi Usia Muda
  • Dipublikasikan pada: Dec 4, 2017 Dibaca: 303 kali.

Para pelatih lulusan lisensi D Nasional yang digelar Asprov PSSI Sumut di Gedung Asrama Haji, Sabtu (2/12).


SUMUTPOS.CO – Kursus Pelatih Lisensi D Nasional Asprov PSSI Sumut sukses di Gedung Asrama Haji Medan berakhir Sabtu (2/12) lalu. Para lulusan lisensi D nasional ini nantinya bisa mulai terjun menjadi pelatih di berbagai even usia muda.

Menurut Plt Ketua Asprov PSSI Sumut Juni Ardianto Rachman melalui Exco Bidang Pembinaan Usia Dini dan Muda Subagja Suihan Untuk kompetisi resmi federasi, para pelatih lulusa D bisa terjun di Piala Soeratin U-15.

Sementara Untuk kompetisi Pemerintah ada Liga Sepakbola Pelajar Piala Menpora yang dikelola BLiSPI dan Liga Satri Nasional.

Kegiatan ini diikuti 29 beserta dari dalam dan luar Sumatera Utara antara lain Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Kursus menghadirkan Instruktur Pelath AFC, Syafei Pilly.

“Sebelumnya, Asprov juga sukses menggelar kursus pelatih C AFC. Asprov terus berupaya meningkatkan SDM pelatih hingga tingkat Nasional dan Internasional. Semoga dari kursus ini semakin banyak pelatih berkualitas lahir di Sumut dan Indonesia,” ucap Subagja
Dijelaskan, peran pelatih sangat penting dalam upaya meningkatkan pembinaan sepakbola, di mana untuk melahirkan pemain berkualitas harus dilatih oleh pelatih yang berkualitas pula. Untuk itulah Asprov terus meningkatkan SDM pelatih.

“Tidak mudah ketika Anda menyandang sebutan coach. Anda harus bisa menjadi panutan bagi pemain yang Anda latih. Anda punya kesempatan melahirkan pemain hebat melalui kompetisi resmi federasi maupun kompetisi yang digelar pemerintah,” sebutnya.

Ketua Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Pusat ini juga menyebutkan sebelum digelarnya Kongres Asprov PSSI Sumut dalam waktu dekat, pihaknya juga merencanakan menggelar kursus pelatih C AFC gelombang kedua.

“Meningkatkan jumlah dan kualitas pelatih merupakan harapan PSSI dan Presiden Joko Widodo sebagai upaya melakukan percepatan pembangunan sepakbola secara Nasional,” pungkas bapak angkat Firman Utina dan Egy Maulana Fikri ini.

Instruktur Pelatih AFC asal Sumut, Syafei Pilly, menyebutkan peserta kursus kali ini memiliki bakat kepelatihan yang sangat baik dan itu terlihat selama mereka menyerap berbagai materi kursus lapangan maupun teori selama pelatihan.

“Harapan kita kepada para pelatih ini tidak puas hanya Lisensi D Nasional, tetapi punya kemauan kuat untuk meningkatkan kompetensi ilmu kepelatihannya. Terlebih Asprov kembali akan menggelar kursus Lisensi C AFC, ini harus dimanfaatkan,” ucapnya.(don)

loading...