3 Perampok Alfamart Ditembak
  • Dipublikasikan pada: Dec 6, 2017 Dibaca: 392 kali.

Ketiga pelaku (tengah) perampokan Alfamart Jalan Karakatau, saat didampingi personel gabungan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, usai mengeluarkan proyektil yang bersarang di kedua kaki masing-masing pelaku.


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga kawanan perampok gerai Alfamart Medan Timur, pada Senin (4/12) pagi lalu diringkus personel gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur. Ketiganya ditembak.

Mereka yakni Dedy alias Pesek (36) warga Jalan Pasar III, Krakatau Gang Sehati, Medan Timur; Zulham (46) warga Jalan Perbaungan Serdang Bedagai; dan Mangapul Siagian (46) warga Jalan Pasar III, Krakatau, Medan Timur.

Dedi berperan sebagai perencana dan merekrut dua pelaku lainnya. Dari perannya, dia mendapat bagian Rp 9 juta. Selanjutnya, Zulham berperan mengikat dan menyekap korban di kamar mandi. Atas tugasnya itu, dia mendapat Rp6,5 juta.

Terakhir, Mangapul berperan menodongkan pisau ke korban dan mengambil uang di brankas. Sama seperti Zulham, dia mendapatkan bagian sebesar Rp6,5 juta.

Tertangkapnya mereka bermula dari info keberadaan mereka di Pos IPK Pasar III, Jalan Karakatau, Medan. Tim gabungan pun bergerak cepat ke lokasi dimaksud. Hasilnya, ketiganya berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Berharap bisa mengungkap jaringan perampok ini, petugas membawa mereka pengembangan. Namun bukannya kooperatif, mereka malah berusaha melarikan diri sehingga terpaksa ditembak.

Setelah dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan, Dedy cs akhirnya diboyong ke komando berikut barang bukti berupa 1 unit handphone Samsung warna hitam, 1 unit handphone Strawberry warna hitam, 1 buah helm warna kuning, 1 unit sepeda motor Yamaha Force One tanpa BK, uang Rp9 juta, 1 buah kartu ATM BCA, 1 bilah pisau, dan 7 buah rekaman CCTV Alfamart.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Made Yoga membenarkan penangkapan Dedy cs. Namun dia belum mau memberikan keterangan lebih rinci.

Dan ketika ditanyai tentang karyawan Alfamart atas nama Wira, yang saat kejadian menjadi kasir juga terlibat dalam kasus perampokan tersebut, mantan Kanit Reskrim Medan Helvetia ini juga membenarkannya.

loading...