Personel Satres Narkoba Geger Otak Digas BD Sabu
  • Dipublikasikan pada: Jan 9, 2018 Dibaca: 434 kali.

Brigadir Rizal Taufik mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.


JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Upaya pembongkaran kasus yang dilakoni Brigadir Rizal Taufik, berujung tragis. Bukannya menangkap, dia malah dihajar bandar narkoba hingga mengalami geger otak.

Pelaku penganiayaan anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jakarta Barat, ini adalah bandar sabu, Ahmad Sopian (AS). Rizal dipukul menggunakan benda tumpul.

Brigadir Rizal Taufik babak belur ketika sedang melakukan penyamaran. Ia bersama beberapa rekannya tengah bertransaksi narkoba di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/1) malam.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto mengatakan Brigadir Rizal mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan benda tumpul.

“Lukanya retak di kepala bagian depan atau dahi dan pendarahan otak bagian belakang,” ujar Suhermanto dalam pesan singkatnya, Sabtu (6/1).

Kini, Brigadir Rizal Taufik masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan untuk kasus narkobanya masih akan terus dicari bandar lainnya. Meskipun tersangka pemukulan Taufik, Sofyan telah meninggal dunia.

“Kalau tersangka meninggal, berati kasusnya SP3. Tapi bandar lain tetap diburu. Saat ini, Brigadir Rizal masih dalam perawatan di RS Kramat Jati,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (8/1).

Meskipun demikian, Argo belum akan melaporkan kasus pemukulan terhadap anggotanya itu ke propam. “Nanti kita tunggu,” ujarnya. (fir/ysp/pjs/ras)

loading...