Surat Palsu Pengangkatan Honorer Beredar
  • Dipublikasikan pada: Jan 10, 2018 Dibaca: 283 kali.

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
DEMO_Sejumlah guru honorer melakukan aksi unjukrasa di depan gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol Medan, beberapa waktu lalu.  Belakangan ini beredar surat palsu pengangkatan honorer.


JAKARTA, SUMUTPOS.CO –Rencana membuka kembali rekrutmen CPNS (calon pegawai negeri sipil) tahun ini baru dalam tahap pembahasan. Tapi, seperti yang sudah-sudah, sudah beredar surat palsu pengangkatan honorer.

Surat palsu tertanda Menteri PAN-RB Asman Abnur itu bertanggal 1 November 2017. Di surat itu dinyatakan telah ada penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap (PTT), pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak lain untuk diangkat menjadi CPNS baru.

Pengangkatan diuraikan dilakukan dalam kurun 2016-2019. Dengan distribusi CPNS baru di 533 instansi pusat dan daerah. Dengan total kuota mencapai 104.290 kursi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, surat yang beredar tersebut sudah dipastikan palsu alias bodong. ’’Tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hoax,’’ katanya saat dihubungi kemarin (9/1).

Herman meminta masyarakat supaya lebih hati-hati dan cermat setiap mendapatkan informasi surat-surat terkait rekrutmen CPNS baru. Termasuk surat tentang pengangkatan CPNS baru dari tenaga honorer dan sejenisnya.

“Jangan sampai ada yang tertipu oknum tidak bertanggung jawab,” katanya. Misalnya, dengan adanya daftar formasi itu, lantas digunakan untuk mengiming-imingi masyarakat yang ingin jadi CPNS baru. Tentunya dengan imbalan uang jutaan rupiah.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sumedang itu mengatakan, di dalam UU 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah tegas diatur tata cara pengangkatan CPNS baru. Yakni, dilakukan melalui proses seleksi.

Dia menegaskan tidak ada pengangkatan CPNS baru dari tenaga honorer, PTT, pegawai tetap Non-PNS dan tenaga kontrak yang dilakukan secara otomatis atau tanpa tes. Kalaupun tahun ini jadi dibuka rekrutmen CPNS baru, Herman mengatakan masyarakat supaya lebih selektif menggali informasi. Dia berharap masyarakat menggali informasi resmi melalui laman Kementerian PAN-RB atau Badan Kepegawaian Negara (BKN). Herman mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan teknis terkait jadwal rekrutmen CPNS baru 2018.

Sebelumnya Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, mereka mengusulkan kuota CPNS baru sebanyak 250 ribu kursi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kuota itu nantinya dibangi untuk instansi pusat sebanyak 38 ribu kursi dan instansi daerah 212 ribu kursi. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan berapa kuota CPNS baru 2018 yang disetujui Kemenkeu. (wan/ttg/jpg)

loading...