Bupati Perintahkan Dinas PU Perbaiki Jalan Menuju Wisata Air Panas
  • Dipublikasikan pada: Jun 12, 2018 Dibaca: 303 kali.

Seorang petugas kepolisian mengatur lalu lintas di jalan yang tergenang air menuju lokasi wisata pemandian air panas di kawasan Desa Doulu.


KARO, SUMUTPOS.CO -Guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan wisatawan berkunjung ke sejumlah titik objek wisata jelang Hari Raya Idul Fitri 1-2 Syawal 1439 Hijriah, Bupati Karo Terkelin Brahmana menginstruksikan Dinas Pariwisata dan Dinas PU PR serta Dinas Perhubungan segera berkolaborasi untuk memperbaiki kerusakan jalan dan drainase, khususnya menuju pemandian air panas Raja Berneh dan Doulu.

Perintah itu disampaikan Bupati Karo kepada Kadis PU PR Ir Paten Purba, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Ir Mulia Barus MSi dan Kadis Perhubungan Gelora Fajar Purba SH MH, saat meninjau kerusakan jalan dan gorong-gorong yang tersumbat di jalan menuju Doulu-Raja Berneh, baru-baru ini.

Menurut Bupati Karo, kerusakan infrastruktur jalan dan tersumbatnya gorong-gorong di kawasan objek wisata perlu perhatian khusus dari dinas terkait, jangan dibiarkan infrastruktur pariwisata mengganggu kenyamanan wisatawan mengunjungi objek wisata.

“Dinas terkait jangan diam, apa yang bisa dikerjakan, langsung kerjakan sehingga kerusakan tersebut tidak semakin parah. Jangan selalu menunggu APBD, diluar itu (APBD-red) bisa kok kita berkreasi,” kecam Bupati Karo.

“Karena dari sektor pariwisata penerimaan terbesar ke dua sumber PAD kita. Kita harus tanggap, perhatian dunia saat ini sangat besar ke Pariwisata Karo, berbenahlah, jangan nanti jelek nama kita diluar, hanya gara-gara tidak terpeliharanya infrastruktur jalan,” tandasnya.

“Untuk memperbaiki jalan dan drainase jangan terlampau bertumpu kepada APBD. Kan ada bantuan beberapa perusahaan yang ada disekitar wilayah ini (Raja Berneh-Doulu) kita minta bantuannya melalu CSR, begitu juga pengusaha-pengusaha pemandian air panas yang ada disini kita ajak bersama-sama berpartisipasi memperbaiki jalan dan gorong-gorong yang sering sumbat bila hujan deras turun,” ujar Bupati.

Dikatakan Terkelin, perbaikan jalan dan gorong-gorong tanpa menggunakan APBD, tetapi memanfaatkan bantuan (CSR) perusahaan, baik dari Pertamina maupun dari PT Tirta Sibayakindo Berastagi serta partisipasi masyarakat. ”Hilangkan ego sektoral, silakan segera bentuk tim kerjanya (Dinas pariwisat dan Dinas PU PR)  bersinergi dengan Pemdes dan masyarakat setempat,”tegasnya.

Diharapkan Terkelin, menyambut Hari Raya Idul Fitri ini, wisatawan tidak boleh terganggu karena kerusakan jalan. ”Harus segera diperbaiki, jangan biarkan berlama-lama,”tegas Bupati kepada kadis Pariwisata Ir Mulia Barus dan kadis PU PR Ir Paten Purba sembari beranjak meninjau gorong-gorong yang tersumbat.

“Siapkan dan standby-kan alat-alat untuk memperbaikinya dan hitung berapa biayanya, segera kalkulasikan dan langsung kerjakan, 2-3 hari sebelum hari “H” Lebaran ini sudah siap, karena ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan jelang lebaran, pekerjaan ini harus segera dilaksanakan, karena ini sifatnya segera dan serius,” sambungnya. (deo/han)
 
 

loading...