100 Ribu Vaksin Sinovac Tiba di KNIA

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 6 koli berisi 100.000 dosis vaksin Sinovac tiba di Terminal Cargo Bandara International Kuala Namu (KNIA), Deliserdang, pada pukul 10.05 WIB, Selasa (13/7) dengan menggunakan pesawat Garuda GA-182.

Kawal: Personel Sat Brimob Polda Sumut dilengkapi senjata saat mengawal vaksin Sinovac yang tiba di KNIA, Selasa (13/7).

Vaksin Sinovac tersebut langsung dikawal ketat Personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersenjata lengkap dan langsung bergerak menuju Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Pemerintahan Provinsi (Dinkes Pemprovsu), di Jalan HM Yamin Medan.


Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono mengatakann

pengawalan tersebut dipimpin oleh Kanit 3 Subden Wanteror Detasemen Gegana Iptu Laurensius Siahaan.

Vaksin Sinovac, lanjutnya, tiba di Gudang Farmasi Dinkes Pemprov Sumut pada pukul 11.20 WIB, dan diterima oleh Damhuri selaku pembantu pengurus barang Gudang Farmasi Dinkes Pemprovsu.

“Vaksin tersebut akan didata oleh pihak Dinkes Sumut dan selanjutnya akan didistribusikan ke daerah-daerah yang akan menerima vaksinasi sesuai dengan instruksi oleh Pemerintah Pusat agar masyarakat mendapatkan vaksinasi sebagai antibody pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, dari Jakarta, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sesuai rencana, para tenaga kesehatan bakal disuntik vaksin Covid-19 dosis ketiga pada pekan ini. “Kita sudah mengeluarkan policy bahwa rencananya mulai minggu ini kita akan memberikan suntikan ketiga, booster, tapi ini hanya untuk para tenaga kesehatan, karena ini sensitif sekali juga,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (13/7).

Budi menjelaskan, vaksin Moderna tersebut nantinya diprioritaskan hanya untuk tenaga kesehatan yang divaksinasi. Sementara untuk masyarakat umum masih belum bisa dilakukan. “Dosisnya ini rakyat belum semuanya punya, jadi kita berikan ini hanya untuk tenaga kesehatan dulu, supaya mereka bisa kita proteksi agar mereka bisa tahan menghadapi gelombang ini,” katanya.

Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini berharap vaksin Moderna yang bakal diberikan ke tenaga kesehatan bisa memberikan proteksi bagi mereka yang bertugas di garda terdepan saat pandemi Covid-19. “Kita sudah hitung walaupun dengan suntikan ketiga yang akan kita berikan, vaksinnya Moderna untuk para tenaga kesehatan, itu booster,” ungkapnya.

Diketahui, Menkes Budi Gunadi Sadik mengungkapkan pemerintah Indonesia telah menerima 3.000.060 dosis vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Moderna, pada Minggu (11/7). Budi mengatakan, vaksin Moderna ini akan digunakan untuk vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Budi mengatakan, vaksinasi dosis ketiga diberikan lantaran tenaga kesehatan mengalami tekanan yang luar biasa dalam menghadapi pandemi Covid-19 gelombang kedua di tanah air. Sama seperti vaksin mRNA lainnya, kata Budi, Moderna terbukti cukup ampuh menekan laju penularan virus Corona, khususnya di Amerika Serikat. Vaksin tersebut memiliki efikasi dan perlindungan yang tinggi. Ke depan, Pemerintah AS masih akan mengirimkan vaksin Moderna secara bertahap, sehingga total vaksin yang bakal diperoleh RI dari Negeri Paman Sam itu sejumlah 4.500.160 dosis. (mag-1/jpg)

NB: Teks Foto: Kawal: Personel Sat Brimob Polda Sumut mengawal vaksin Sinovac yang tiba di KNIA dengan bersenjata lengkap, Selasa (13/7). Sumut Pos/ ist

loading...