Tak Ada Uang Pikiran Melayang

Xpresi

Hhhmmm…payah juga ya kalau di kantong kita tinggal seribu kayak lirik lagu Goliath berjudul Tinggal Seribu. Apalagi pas malam minggu, uang tinggal seribu. Nggak kebayang deh pas jalan-jalan sama pacar di kantong cuma punya seribu, hihihi.  Emang, akhir bulan, dompet kosong. Jatah uang saku bulanan baru akan keluar minggu depan. Bakal nggak bisa ngajak sang pujaan hati malam mingguan nih.

Mau minta ke ortu malu. Baru saja kemarin, demi sedikit tambahan duit bensin, terpaksa ngibul ortu biar dapet duit. Masa’ sih mau bohong terus sama ortu? Nggak lah ya! Ending cerita bisa Sob tebak kalau kamu nekat mengajak pacar keluar malam mingguan dengan kondisi kanker alias kantong kering.


Cerita di atas memang sekedar ilustrasi, tapi apakah ada SobeX (sobat Xpresi) pernah mengalami nasib mirip kayak gitu? Menghadapi hari-hari gelisah dan mendebarkan gara-gara nggak pegang uang, padahal maksud hati ingin ini, mendambakan itu. Bete, iya. Bingung mau ngapain, jelas. Batal jalan bareng pacar padahal rasa kangen nggak mau kompromi! Kalau yang ini jawabannya bisa sobeX lihat di hasil polling Xpresi terhadap SobeX di beberapa SMA di Medan.

Ternyata mayoritas SobeX (83 persen) pernah merasakan yang namanya bokek, nggak ada uang. Bahkan 14 persen di antaranya mengaku sering. Hanya sebagian kecil (3 persen) yang berada pada posisi aman, nggak pernah merasakan nggak punya uang.

Harus banyak bersyukur tuh bagi SobeX yang kebutuhan dompetnya selalu terpenuhi, karena banyak sobeX lain yang nggak seberuntung itu. Bahkan yang sudah menghasilkan uang saku sendiri dengan bekerja sambilan pun nggak lolos dari kondisi bokek, apalagi yang masih hanya mengandalkan jatah dari orang tua.

Menipisnya dompet sobeX nggak hanya tiba saat akhir bulan saja, seperti yang sering kita duga. Pengakuan sobeX, kondisi menghawatirkan ini bisa tiba kapan saja, nggak tentu tanggal dan waktunya (63 persen). Sisanya menjawab hanya kadang-kadang saja (10 persen), sisa lagi malah bokek tiap hari (27 persen). Menghawatirkan ya..
Trus, solusi yang dilakukan sobeX menghadapi bokek dengan berdiam diri saja  di rumah (27 persen), pasrah dan tahan selera (53 persen) dan ngerayu ortu minta uang sampai dapat (20 persen).

Gimanapun kesengsemnya kita sama suatu benda kayak boneka, pernak-pernik atau aksesoris yang pengen dibeli, sabar dong ya…daripada mengorbankan uang SPP, bohong sama orang tua, mending belajar hemat aja.
Kalau ada rencana liburan atau ada sesuatu di outlet yang sedang SobeX incar, sisihkanlah sedikit uang saku untuk ditabung. Bisa kan dengan mengurangi jajan atau pakai motor seperlunya saja.   Selain membiasakan diri tuk menabung, yang lebih penting adalah gimana cara kita menyikapi keadaan. Gimanapun kondisinya, ada uang atau nggak, yang penting enjoy aja. Don’t worry be happy! Hidup tak selamanya indah, ‘n’ tak selamanya susah, ck..ck..ck..
Kayak pengakuan Nur Afni, siswi SMA Negeri 3 ngaku sering bokek. “Namanya juga pelajar dan belum bekerja, pasti bokek dunk. Bokeknya tiap hari. Kalau udah bokek, pikiran melayang deh pengen beli ini-itu. Belebih uang saku saat bulan muda aja. Terpaksa ngerayu ortu minta duit dari pada nipu ortu demi dapat duit, kan kasihan tuih ortu,” ujarnya. (ila)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *