Thailand Siapkan Operasi Gabungan

Konflik Perbatasan

BANGKOK- Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva menegaskan upaya untuk meredam kekerasan separatis Thailand Selatan bergerak ke arah yang tepat, hanya saja hasilnya masih kurang memuaskan.

“Pemerintah mengatasi masalah di arah yang benar, jumlah insiden kekerasan telah jelas menurun, tapi masih belum memuaskan karena masih ada orang-orang yang terbunuh,” katanya dalam pidato di Raja Prajadhipok Institute, Minggu (27/2) seperti dikutip dari The Nation.

Sehubungan serangan pemberontak di kota Yala, Pattani dan Narathiwat, Abhisit mengatakan akan dilakukan operasi gabungan antara Angkatan Darat dan polisi, dan otoritas provinsi.
Gubernur Pattani Nipon Narapitakkul memerintahkan keamanan akan ditingkatkan di daerah-daerah ekonomi di 12 kabupaten setelah sumber intelijen memperingatkan bahwa bank-bank toko-toko emas, dan hotel terancam perampokan.

Dia juga mendesak sektor bisnis untuk memeriksa kondisi kamera keamanan yang ada dan menambahkan kamera jika memungkinkan. Sebuah tim terdiri dari 50 personil dari polisi dan tentara, akhir pekan lalu menemukan senapan mesin berat di sebuah perkebunan karet Ban Sam Yaek Moo 6 di distrik Narathiwat’s Waeng.

Sementara itu, gugus tugas Angkatan Laut mengawasi sebuah perkebunan karet di Ban Tamnop di distrik Narathiwat’s Muang dan terlibat dalam tembak-menembak selama 20 menit. Satu serdadu tertembak di wajah sementara satu pemberontak tewas. Tim lain, angkatan darat disergap oleh tiga atau empat pemberontak saat dalam perjalanan ke sebuah desa di Tambon Sri Banphot di distrik Si Sakhon. Para pemberontak melarikan diri setelah tembak-menembak singkat. (bbs/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *