Ditabrak Lari, Ajudan Kapolri Tewas

Nasional

Jakarta- Pengawal pribadi Kapolri, Brigadir Kepala Doni Rahmanto tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya DI Panjaitan, Rabu (9/3) pagi. Jenazah saat ini berada di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur.

Menurut Kasat Lantas Satwil Jakarta Timur Kompol Sudarsono, peristiwa itu terjadi pada pukul 07.50 WIB. Saat itu Doni tengah mengendarai Yamaha Mio menuju arah Cawang.


“Saat itu korban sudah dalam keaadan nyungsep di jalan. Tidak ada saksi yang menyaksikan apakah korban bersenggolan dengan mobil atau out of control,” ujar Sudarsono saat dihubungi wartawan, Rabu (9/3).
Menurut Sudarsono, Doni merupakan anggota Satuan Gegana, Brimob, Kelapa Dua. “Dia bertugas di BKO (Bawah Kendali Operasi) jadi Walpri Kapolri,” kata Sudarsono.

Polisi saat ini memeriksa seorang saksi yang menolong korban pertama kali. Saat ditemukan, Bripka Doni sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Saksi itu merupakan seorang dokter yang saat itu tengah melintas di jalan.
“Saksi melihat korban sudah dalam keadaan terjatuh, langsung memberi pertolongan dengan membawa ke Rumah Sakit UKI. Korban tewas di (RS) UKI,” cerita Sudarsono.

Sudarsono mengatakan, penyebab kecelakaan belum diketahui pasti. Jenazah akan disemayamkan terlebih dulu di Mako Brimob, Kelapa Dua.

“Rencananya jenazah akan di semayamkan di Kelapa Dua,” ucap Sudarsono.

Sementara itu, mobil yang ditumpangi Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan ditabrak truk saat melintasi Jalan Trans Kalimantan lintas Tayan dari arah Pontianak menuju Sanggau, Rabu (9/3) pagi.
Wakapolda Kalbar, AKBP Safaruddin usai menjenguk Kapolda di ruang Xaverius kamar 99 RS Santo Antonius Pontianak mengatakan, kondisi Kapolda Sukrawardi dalam keadaan baik-baik saja dan hanya mengalami luka lecet yang tidak begitu serius.

Informasi yang dihimpun mengungkapkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Trans Kalimantan lintas Tayan. Saat itu Kapolda yang menumpang mobil jenis Land Cruiser sedang melakukan perjalanan dari Pontianak ke Kabupaten Sanggau.

Ikut dalam mobil tersebut, Pengurus Dewan Adat Dayak Kalbar Yakobus Kumis, Direktur Intel Polda Kalbar Kombes (Pol) Antoni Siahaan, seorang ajudan dan supir bernama Briptu Pahrio.
Kapolda dan rombongan akan berkunjung ke Kepolisian Resor Sanggau untuk bertemu tokoh masyarakat di kabupaten itu, terkait kasus isu pesan layanan singkat (SMS) penculikan yang telah menewaskan tiga orang.  Pengurus DAD Kalbar Thadeus Yus mengatakan, kondisi Yakobus Kumis mengalami luka memar di bagian wajah dan bibir sehingga harus ditutup menggunakan perban. Menurut dia, kondisi Yakobus Kumis baik-baik saja namun harus beristirahat. (net/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *