Jangan Salah Jurusan

Metropolis

Perguruan tinggi adalah satu jalur dan wadah untuk mengejar cita-cita. Namun, untuk menuju ke jenjang tersebut, calaon mahasiswa harus terlebih dulu mengukur kemampuannya, termasuk menentukan bidang dan jenis program pendidikan yang diinginkan. Apa saja yang harus mereka lakukan?n Berikut wawancara wartawan koran ini Rahmat Sazaly dengan Psikolog Irna Minauli, Selasa (15/3).

Apa yang harus dilakukan calon mahasiswa dalam menjalani studi untuk mencapai cita-citanya?
Mereka harus benar-benar tepat menentukan bidang studi yang mereka pilih. Karena bidang studi ini merupakan hal yang bakal ditekuni hingga lulus kuliah. Untuk memilih bidang studi, jangan ragu mencari informasi selengkapnya, termasuk kepada orangtua, teman maupun guru. Lebih baik lagi jika bertanya kepada orang yang telah terjun langsung ke dunia kerja di bidang yang diminatinya.


Namun, tak sedikit calon mahasiswa yang bingung memilih bidang studi. Apalagi, ada intervensi dari orangtua. Jadi apa yang harus mereka lakukan?
Dalam proses pemilihan jurusan atau program studi, ada beberapa yang harus diperhatikan dengan seksama, mendalam, penuh perasaan dan penghayatan.
Harusnya, calon mahasiswa mengutamakan minat dan kemampuannya. Hal yang sangat penting lainnya adalah pertimbangan biaya kuliah. Bagi calon mahasiswa, sebaiknya bicarakan dulu dengan orang yang akan membiayai kuliah. Jangan sampai perkuliahan yang sudah dijalani terhenti karena terhambat keuangan.

Banyak kita lihat calon mahasiswa yang secara massal mengikuti atau mencontoh pilihan bidang studi yang dipilih temannya. Apa pendapat Anda?
Seorang pelajar maupun calon mahasiswa jangan ikut-ikutan teman dalam memilih bidang studi. Sesuaikan dengan minat dan kemampuan serta prospek ke depannya. Selain itu, konsultasikan atau diskusikan dengan orangtua, terutama tentang biaya yang nanti akan dibebankan ke orangtua.
Tren ikut-ikutan itu di kalangan calon mahasiswa saat menentukan pilihan jurusan memang sangat kuat. Padahal, kemampuan yang dimiliki tak sama. Hal ini tidak baik, sebab jika tak mampu mengikuti pembelajaran, maka itu nantinya bisa merugikan diri sendiri.

Apa pula yang harus dilakukan orangtua sebagai motivator?
Orangtua harus bisa menahan diri untuk tidak melakukan intervensi, mengingat yang menjalani pendidikan itu adalah anaknya. Jika diminta, hendaknya sebatas memberikan saran atau arahan, tapi bukan sebagai penentu atau pengambil keputusan.(*)

loading...

1 thought on “Jangan Salah Jurusan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *