Internet Gratis di Sekolah

Pendidikan

SMA Negeri 14 Medan

MEDAN- Pihak sekolah dan siswa terus melakukan persiapan Ujian Nasional (UN) yang tinggal hitungan hari. Soalnya, 60 persen kelulusan siswa ditentukan dari hasil nilai UN dan sisanya 40 persen ditentukan oleh Ujian Akhir Sekolah (UAS).


Hal ini juga dilakukan SMA Negeri 14 Medan Jalan Pelajar Timur Ujung Gang Darmo Medan. “Tahun ini kita optimis mampu meluluskan siswa 100 persen,” ungkap Kepala SMA Negeri 14 Medan Drs Guboan MPd, didampingi Wakil Kurikulum Drs P Ginting dan Wakil Kesiswaan Dra Sari Banun, Sabtu (26/3).

Untuk mendukung hal tersebut, pihak SMA Negeri 14 Medan telah bersiap sejak lama. Seperti mempersiapkan bimbingan belajar di sekolah bagi siswa kelas XII, serta pelaksanaan try out yang ditargetkan dilaksanakan mencapai 8 kali. “Selama tiga bulan terakhir, kita telah mempersiapkan siswa. Baik dalam persiapan UAS maupun UN. Dan hingga saat ini mereka telah mengikuti try out sebanyak tiga kali,” ujar Guboan.

Guboan juga menjelaskan, untuk try out tersebut pihak SMA Negeri 14 Medan bekerjasama dengan Bimbingan Belajar Quantum. “Try out yang digelar sejak tiga bulan terakhir ini dimaksudkan untuk melihat sudah sejauh mana kemampuan siswa menjawab berbagai soal mirip UN. Dengan begitu kita bisa mengevaluasi pembelajaran yang selanjutnya akan diberikan kepada mereka,” terangnya.

Lebih lanjut Guboan mengatakan, di SMA Negeri 14 Medan juga sedang diterapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tak hanya siswa, guru juga dituntut untuk menguasai hal ini agar mampu memberikan lebih banyak pengetahuan kepada anak didik. “Dengan penerapan TIK ini pula, diharapkan guru bisa membuat bahan ajar lebih menarik dan lebih kreatif. Dengan bahan ajar yang seperti ini, tentunya siswa juga akan lebih mudah menyerap materi pelajaran yang diberikan oleh sang guru,” jelasnya.

Guboan menjabarkan, saat ini fasilitas yang terdapat di SMA Negeri 14 Medan yakni layanan internet yang didapat dari Wifi yang ada di sekolah. Di seluruh penjuru sekolah siswa bisa mengakses internet, tentunya untuk mendukung proses belajar mengajar. “Siswa dibenarkan membawa laptop ke sekolah selama itu untuk hal yang positif,” tegasnya.
Guru di sekolah tersebut juga telah menggunakan failitas sekolah ataupun fasilitas yang dimiliki guru itu sendiri dalam mengajar seperti menggunakan laptop di kelas dan infokus. SMA Negeri 14 Medan saat ini memiliki 868 siswa yang diasuh  82 guru.(saz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *