Beda Tujuan

ALMERIA vs BILBAO

ALMERIA-Ada dua kepentingan berbeda saat Almeria menjamu Athletic Bilbao pada lenjutan La Liga  jornada ke-31 yang berlangsung di Stadion Mediterania, dini hari nanti.

Tuan rumah Almeria yang satu tingkat dari dasar klasemen berharap meraih kemenangan agar terhindar dari zona degradasi. Sementara sang tamu justru sedang merajut mimpi untuk berlada di ajang Liga Champions musim depan. Karenanya, bagi kedua tim, kemenangan merupakan harga mati yang harus diraih.

Bila mampu meraih poin maksimal atas Bilbao, maka besar kemungkinan tim yang dibesut Jose Luis Oltra merangkak  setingkat, karena sehari sebelumnya Malaga yang satu tingkat di atas mereka harus bertandang ke markas Deportivo La Coruna yang terkenal angker bagi semua tim tamu.

Menyadari peluang untuk menghindar dari zona degradasi  masih terbuka, Oltra berulang kali mengingatkan anak buahnya untuk tidak terfokus kepada Llorente seorang.

“Benar jika Llorente adalah pemain paling subur di sana (Athletic Bilbao, Red), namun perlu diingat bahwa disana masih ada sejumlah pemain hebat lainnya seperti Muniain, Gabilondo, David Lopez, Susaeta dan Toquero,” kata Oltra.

Memang, jika dilihat dari head to head secara keseluruhan, sang tamu terlihat lebih digdaya dari pada tuan rumah. Buktinya, dari sebelas pertemuan yang telah terjadi, Almeria hanya menang 3 kali, sedangkan Bilbao menang 5 kali, dengan 3 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Mungkin apiknya rekor kandang Almeria saat menjamu Los Leones (julukan Athletic Bilbao) yang menggugah optimisme Oltra. “Dari lima pertemuan yang terjadi di sini, kami memenangkan dua pertandingan, sementara mereka hanya sekali. Semoga catatan ini membuat para pemain semakin termotivasi untuk meraih hasil maksimal,” bilang Oltra.

Di tempat terpisah Joaquin Caparros, entrenador Athletic Bilbao mengatakan bahwa, bagi timnya seluruh pertandingan tersisa merupakan laga final. “Tim ini tidak pernah terdegradasi, namun juga tidak pernah memenangi gelar tertinggi sepak bola Eropa. Fans ingin kami mengakhiri catatan itu. Mereka ingin kami tampil di ajag Liga Champions dan memenanginya,” bilang Caparros.

Sesungguhnya modal Caparros untuk mengalahkan Almeria sangat besar. Selain memiliki materi pemain yang lebih baik, pada tiga pertemuan terakhir di antara kedua tim, Bilbao pun selalu tampil sebagai pemenang. Bahkan pada lawatan ke Meditterania musim lalu, Llorente dkk  jugua menang  4-1.

“Musim lalu kami bermain sabar. Kami tidak goyah meski mereka terus menekan. Ketika mereka mulai terfokus, di saat itu kami melakukan counter attack untuk membobol gawang mereka sebanyak empat kali. Artinya, kami masih ingat bagaimana cara mengalahkan mereka,” bilang Javi Martinez, playmaker Athletic Bilbao.
Terkait pemain paling berbahaya di kubu tuan rumah, Martinez menyebut nama Crusat, Piatti dan Jose Ulloa. Menurutnya, ketiga pemain ini mampu mengatur ritme permainan.
“Kami akan mengunci pergerakan ketiganya. Strategi ini berhasil kami jalankan saat kami mengalahkan mereka dengan skor 1-0 pada pertemuan pertama di San Memes, November  lalu,” pungkas Marti-nez. (jun)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *