Musik Bikin Hidup Berwarna!

Xpresi

Hey kau!
Jadikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..
Hey kau!
Xpresikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

YUPSS, Xpresikan aja semua yang kau mau, kata Bondan Prakoso padsa lirik lagu di atas berjudul Xpresikan. Begitu juga dengan musik, juga bisa diekspresikan.


Bisa bayangin nggak gimana dunia tanpa musik? Pasti nggak asik donk yaa? Ibarat sayur tanpa garam, hehehe. Musik udah kayak temen kita. Hampir tiap hari kita temani kita, bahkan musik sendiri udah kayak kebutuhan dari hidup kita. Iya nggak?

Dari musik kita bisa dapet inspirasi, hiburan, sampe memperbaiki suasana hati yang lagi jelek. Tapi nggak menutup kemungkinan kalau musik juga bisa bikin kita sedih. Misalnya ni yah, waktu kamu dengerin sebuah lagu, trus kamu teringat sesuatu yang bikin kamu sedih, langsung deh teringat kenangan indah sama sang mantan. Cuit..cuittt….
Hidup tanpa musik bagai sayur tanpa garam, hidup terasa hambar tanpa rasa tanpa suara. Jadi kita patut mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada do.. re.. mi.. fa.. sol.. la.. si.. do.. yang memudahkan para musisi menciptakan berbagai jenis musik dan lagu-lagu yang membuat hidup ini menjadi lebih semangat untuk dijalani.
Memang, semua orang tentunya suka musik, dari balita sampai orang tua, wanita juga pria. Musik banyak menginspirasi orang, makanya banyak orang yang menyukai suatu lagu tertentu yang mereka yakini menjadi lagu favorit mereka, karena mereka merasa bahwa lagu tersebut banyak kesamaan dengan perjalanan hidup mereka.
Musik merupakan simfoni kehidupan, menjadi bagian seni yang mewarnai kehidupan sehari-hari manusia di muka bumi. Tanpa musik dunia sepi, hampa dan monoton karena musik mampu mencairkan suasana, merelaksasi hati serta menstimulasi pikiran manusia sebagai pemeran cerita kehidupan.

Musik tak sekadar memberikan efek hiburan, tetapi mampu memberikan makna untuk membangkitkan gairah dan spirit hidup untuk memberdayakan dan memaknai hidup.

Mendengarkan musik, menghayati dan menikmatinya merupakan aktivitas yang menyenangkan dan bisa membuat kita nyaman. Efek inilah yang secara medis dan psikologis menimbulkan reaksi positif pada kondisi fisik dan psikis manusia.

Terserah deh mau suka musik apa. Mau musik kroncong, rock, R&B, disko, pop, dangdut, musik tradisional, semuanya punya selera masing-masing untuk memilih menjadi musik favoritnya.

Hhhmmm…aplagi nih, kalau kita bisa memainkan salah satu alat musik, makin klop deh. Coz, nggak cuma mendengarkan musik, memainkan alat musik juga sangat menghibur hati kita, baik itu alat musik piano, gitar, drum, seruling, biola dan lainnya.

Bagi yang nggak bisa mainkan alat musik, nggak perlu takut nggak terhibur deh. Kan bisa ambil wajan, panci, baskom, buat digendang-gendang kayak alat musik. Jangan kuat-kuat mukulnya, ntar jebol tuh panci, baskom dan wajannya. Kalau jebol bisa dijewer emak kita (hehe..becanda).

Yuk kita tanya sobat Xpresi (sobeX) melalui polling yang disebar kepada 150 sobeX kita yang duduk di bangku SMA. Ditanya apakah mereka suka musik, semuanya menjawab suka (100 persen). Hanya orang gila kali ya yang nggak suka musik.

Nggak hanya suka musik, ternyata sobeX juga bisa memainkan salah satu alat musik. Di antaranya alat musik gitar (37 persen), piano (21 persen), dram (31 persen) dan alat musik lainnya (11 persen).

SobeX juga punya pendapat sederhananya soal musik. Menurut sobeX, musik mampu memberi kedamaian hati (34 persen), mampu menyatukan kedamaian dunia (13 persen), memberikan inspirasi dan kecerian (33 persen) dan semua sepakat dengan jawaban di atas (20 persen).

Kayak pengakuan Melinda, siswi SMA Harapan Mandiri Medan ini. “Semua orang suka musik deh. Yang udah pikun sekalipun juga suka musik. Musik memberikan warna hidup, spirit, ispirasi dan banyak banyak deh manfaatnya musik,” ujarnya. (ila)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *