Bermain demi Prestasi

Komunitas

Komunitas Yo-yo, SpinMe

Rasanya tidak ada yang tidak mengenal yo-yo, permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan.


Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo. Di Kota Medan para penggemar permainan yo-yo ini bergabung dalam SpinMe yang didirikan 10 Februari 2010 lalu. SpinMe sendiri bertujuan untuk mensosialisasikan dan menampung minat bermain yo-yo.

“Kita ingin memperkenalkan permainan yoyo modern kepada masyarakat. Di sini kita akan berbagi pengetahuan dan pengalaman bagaimana memainkan yoyo untuk menoreh prestasi. Apalagi saat ini permainan yoyo bukan milik anak-anak lagi. Di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali sudah banyak orang dewasa yang bermain yoyo,” ucap penggagas SpinMe, Ihsan, Rabu (20/4).

Seperti yang dipaparkan Ihsan, permainan yoyo modern terbagi atas lima divisi. Divisi satu adalah divisi dengan satu yoyo yang memainkan string trick (trik yang menggunakan satu yoyo dan tali sebagai medianya). Divisi ini merupakan tahapan awal untuk menjadi pemain yoyo profesional. Divisi dua adalah divisi dengan dua yoyo yang memainkan variasi looping (yoyo yang dilemparkan secara terus menerus tanpa ditangkap). “Ini versi advance-nya maen dari yoyo naek turun doang,” jelasnya.

Divisi tiga yaitu divisi dengan menggunakan dua yoyo yang memainkan string trick (seperti divisi satu tapi pakai 2 yoyo). Divisi empat adalah divisi offstring yaitu memainkan yoyo yang tidak diikat ke tali. Dan divisi lima adalah divisi freehand yaitu memainkan yoyo yang tidak diikatkan ke tangan, melainkan ke sebuah bandul pemberat atau counterrweight.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut SpinMe yang kini mencatat 20 anggota kerap menggelar kegiatan. Seperti ‘Monthly Contest’ sebagai agenda bulanan dan ‘SpinMe Yoyo Contest’ yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan pemain yoyo dari seluruh daerah se-Sumatera Utara (Sumut).

Untuk terus mengasah dan mengukur kemampuan yang ada, SpinMe juga aktif mengirimkan delegasi di setiap event yang digelar. Seperti Audisi Talent Indonesi Got Talent 1 dan Indonesia Mencari Bakat I. Begitu juga di tingkat daerah SpinMe selalu meramaikan kegiatan lewat perform yang ditampilkan. Seperti di Mickey Holiday Berastagi, Festival Seni Santo Thomas, Sophie Martin Fashion Show, Pesta Akuntansi Universitas Sumatera Utara, Lomba Game Maximum Tune 3DX, dan Methodist Talent 3.

Ke depan, SpinMe berharap permainan yoyo bisa eksis di setiap event yang dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat Kota Medan. Untuk bergabung SpinMe dapat ditemui di Taman Ahmad Yani Medan setiap Minggu dimulai pukul 11.00 WIB. Ihsan dkk juga siap memenuhi undangan  untuk memeriahkan kegiatan melalui account SpinMe di Facebook. (jul)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *