Viky Sianipar Diserbu Penggemar

BeritaFoto Metropolis

Nama Viky Sianipar yang identik dengan musisi muda pembawa pembaruan musik, terutama musik Batak, memancing ribuan pengunjung menghadiri Live Concert with Viky Sianipar di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (4/6) malam.

Dalam konser ini, Viky dan sejumlah penyanyi serta musisi disuguhi sejumlah lagu etnik dengan aransemen berbeda, memasukkan unsur jazz, rock dan unsur musik lainnya. Sebut saja lagu Cikala Prompom, Serpos, Kacang Koro, Sahabat, Tortor Hon, Laila Ansideng, Toba Dream, Sing-Sing So, Tona ni Tao, GG Song, Alusi Au, Dijaou Mulak, Rayuan Gombal, Didia Rongkapi, Tilo-Tilo, Jamila, Piso Surit dan Sinanggar Tulo.


Viky tidak hanya menunjukkan kebolehannya dalam memainkan keybord, di beberapa lagu, juga berkesmpatan memainkan gitar.

Awalnya, penampilan konser dibuka Trio Anggiat (pemenag Suara Indonesia di salah satu TV swasta). Membawakan 5 lagu, Trio ini mulai mengguncang emosi para penonton.

Dilanjutkan penampilan Viky dengan mantan Vokalis Edane Band, Trison Manurung yang menghentak dengan membawakan beberapa lagu Batak dengan versi rock.

Konser dilanjutkan dengan penampilan Viky yang ditemani oleh juara Indonesia Idol II, Judika Sihotang. Penampilan di buka dengan lagu Rura Silindung versi Rock, dilanjutkan dengan lagu Rayuan Gombal, dan Didia Rokkappi. Lima lagu yang dinyanyikan Judika seolah-olah menceritakan kisah cintanya dengan finalis putri Indonesia asal Sumut, Duma Riris Silalahi.

Dalam lagu Rura Silindung, Judika membumbui lagu dengan kata-kata Boru Silalahi. Sontak, penonton dibuat tertawa. Begitu juga ketika lagu Didia Rokkapi yang syairnya menggambarkan pencarian cinta sejati, dilantunkan dengan penuh ekspresi.

Konser yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga 23.00, Sabtu (4/6) Judika mengapresiasi Viky yang berhasil mengumpulkan ratusan penonton untuk bernyanyi bersama. “Salut untuk Viky, yang mampu membuat orang dengan berbagai suku ngumpul di tempat ini,” ujar Judika. Yang dibalas oleh Viky, “Lagu Batak milik bangsa Indonesia, bukan hanya orang Batak”.

Setelah menyelesaikan 5 lagu, sejumlah penonton berteriak agar Viky menghadirkan lagu asal tanah Karo. “Viky, Piso Surit lah,” teriak penonton dengan suara lantang. Permintaan dipenuhi, lagu Piso Surit dengan aransement baru gubahan Viky disambut penonton dengan bernyanyi bersama.

Lagu terkahir dlam konser ini ditutup dengan kolaborasi Viky Sianipar, Judika Sihotang dan Trison Manurung yang membawakan lagu  Sinanggar Tulo. Penonton lantas ikut bernyanyi sambil manortor.

Satu hal menarik dalam koonser ini, usai konser para penonton menyerbu tenda artis, tempat para artis istirahat. Mereka meminta foto bareng. Kondisi ini membuat polisi campur tangan. Viky dan pengisi acara lainnya akhirnya ’selamatkan’ dan menuju bus artis.
Merasa tidak puas, para penggemar menyerbu temapt Viky dan lainnya menginap di hotel Aryaduta. Selain di medan, Konser bersama Viky Sianipar ini, juga hadir di Rantau Prapat, Sibolga, brastagi dan Siantar.(mag-9/jon)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *