Tersangka Ingin Kuasai Harta Korban

Metropolis

Pembunuh Mahasiswa ITM Ditangkap

MEDAN- Setelah empat bulan buron, akhirnya Polsekta Medan Kota meringkus Rahmad Hidayat (25), warga Jalan Air Bersih, Gang Keluarga No 1, Medan Kota, tersangka pembunuh M Agus Widya Lubis alias Awit (21), mahasiswa ITM yang ditemukan tewas dengan puluhan luka tusukan di rumah kosnya, Jalan Air Bersih Medan.


Rahmad Hidayat diamankan saat pulang dari tempat persembunyiannya untuk menjenguk istrinya yang melahirkan anak pertama mereka di klinik bersalin Jalan Balai Desa, Patumbak, Deli Serdang, Senin (6/6) pukul 15.00 WIB.

“Tersangka mengaku, selama dalam pelarianya selalu berpindah-pindah, dari Pangkalan Brandan, Natal dan Madina,” ujar Kapolsek Medan Kota Kompol Sandi Sinurat, Selasa (7/6) sore.

Dikatakan Sandi, dari tangan tersangka, Polisi menyita satu balok kayu untuk memukul kepala korban, pisau yang sudah dibawahnya dari rumah, chasing telepon genggam, tiga potong baju kaos milik korban yang diamankan dari kediaman orangtua tersangka di Jalan Pancing.

“Hasil penyelidikan sementara, tersangka telah mengakui sebagai pelaku pembunuhan Awit karena ingin menguasai barang-barang korban. Terbukti, sepeda motor, laptop dan lainnya turut diambil tersangka dan telah dijualnya,” ucap Sandi.

Dijelaskan Sandi, tersangka dan korban merupakan teman yang sudah saling kenal sejak korban tinggal di kawasan Air Bersih. Tersangka sering berkunjumg ke rumah kos Awit untuk bersama-sama memakai narkoba jenis sabu-sabu. Kemudian, korban yang sudah ketinggian memakai sabu saat sedang lengah dipukul  pakai balok hingga terkapar.
Pelaku juga menghujani tubuh Awit dengan pisau di beberapa bagian tubuhnya, seperti dada dan tangan hingga korbannya tewas di tempat. Kemudian, tersangka melarikan diri dengan membawa barang berharga milik korban yang sudah diincarnya. “Sejauh ini masih Rahmad Hidayat yang kita tetapkan sebagai tersangka. Tapi tidak tertutup kemungkinan bakal ada penambahan tersangka. Selain itu, Polisi juga mencari penadah barang-barang milik korban,” tambah Sandi.

Seperti diketahui, pembunuhan terhadap Awit terjadi pada Senin (24/1) lalu. Saat ditemukan, korban dalam keadaan telungkup di kamarnya, di dada korban ditemukan tiga luka tusukan senjata tajam. Selain itu, korban memegang mancis, di sekitarnya ditemukan bong (alat hisap sabu), plastik sisa sabu dan alat hisap lainnya.(adl)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *