Mobil Box Terjungkal ke Jurang

Sumatera Utara

PARAPAT- Sebuah truk jenis (box) kanvas BK 8916 LW yang dikemudikan Alex Manurung (29) bermuatan garam, arang dan bahan sembako lainnya, terjungkal ke jurang di kawasan jembatan kembar Mar suse, Senin (1/8) sekira pukul 15.00 WIB.

Menurut saksi mata bermarga Manik (30) mengatakan, mobil tujuan Siantar dari Parapat itu, terjun ke jurang sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung 3 penumpang mobil termasuk supir, hanya mengalami luka lecet.


Dia juga tisdak menyangka, kalau mobil box itu bakal terjun bebas ke dalam jurang. Pasalnya, selain jalannya tikungan patah dan menanjak, kok tiba-tiba terdengar suara dentuman dan suara minta tolong dari dasar jurang.
“Kami nggak menyangka kalau mobil itu masuk jurang, karena tidak ada mobil lain yang lewat di jalan itu saat kejadian. begitu mengetahui musibah itu, kami memberitahukan ke Polsek Parapat,” ujarnya.

Dari keterangan dan pengakuan Alex Manurung (supir mobil box) dia mengaku ngantuk. ”Kebetulan baru menjalani puasa perdana, jadi saya terasa ngantuk”,ujarnya kepada petugas Polantas.

Sementara kernet mobil, Amran (23) warga Bahsampuran Kampung Jawa Balata, mengalami luka robek dibagian kepala, luka lecet dibagian bahu, tangan, kaki, hingga harus dilarikan ke UGD salah satu rumah sakit di Parapat.

Sementara itu, satu unit truk trailer BK 8118 IJ mengangkut beras bulog, menabrak pohon di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan Kantor Bupati Deliserdang, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (1/8), sekira pukul 10.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, tetapi sempat terjadi kemacetan dijalur tersebut sekira 1 jam. Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung menghubungi aparat kepolisian.(jes/btr)

loading...

1 thought on “Mobil Box Terjungkal ke Jurang

  1. Kepada Yth:
    Bapak Ketau DPR -RI
    di jakarta

    Selamat Malam Pak DPR -RI!!!

    Saya sangat menyesali tindakan para anggota dewan yang tidak konsisten dalam menjalankan tugasnya!!!

    Sampai saat ini semua yang dibicarakan di forum rapat DPR hanya omongkosong saja. Tetapi Bapak mendapatkan uang rapat setiap kali sidang Pleno!!!!

    Sampai saat ini uang Non sertifikasi yang di bicarakan dan di gembar- gemborkan tidak ada hasilnya. Terbukti uang sertifikasi guru di provinsi dan kodya Mdya tidak ada di berikan!!!!!. Demikian juga dengan uang Non Sertifkasi guru, terutama di daerah pematangSiantar. Uang Kesejateraan guru juga beum diberikan oleh pemerintah setempat!!.

    Semetara Bapak Presiden SBY dalam acara Pidatonya pada bulan january 2011 tentang penyusunana anggaran APBN, bahwa beliau menyatakan gaji guru yang terendah sekitar Rp. 2.564.000/ bulan

    Nyata nya tidak ada. Uang Non sertifikasi (dana dari Bapak Presiden) habis di makan oleh kepala Dinas di setiap Pemko dan Pemkab. Terbukti Dana dari Presiden sampai detik ini tidak ada yang mengalir ke tangan guru. inoi sudah bulan agustus.

    Jika masih begini terus negara kita Indonesia kapan ada perubahan???? kapan kami sebagai rakyat kecil mendapatkan keadilan dari para pemimpin Bangsa kami sendiri. Pemimpin dan Elit2 politik hanya mementingkan diri sendiri. tidak peduli rakyat, tidak mau tau keadaan kami orang kecil. Khususnya guru / dosen .

    padahal tuntutan negara Indonesia kepada kami sebagai guru ini, banyak . Sedangkan Fasilitas yang kami dapat sangat minim, di bandingkan para anggota legislatif!!!

    Coba Bapak ketua DPR Ri menerungkan tulisan saya ini, jika posisi Bapak seperti posisi saya orang keci ini, bagaimana bapak merasakan nya.
    Hidup tidak selamanya di atas, kadang juga di bawah. jadi besar harapan saya bapak mau mempertimbangkan keinginan saya mewaliki semua guru- guru di Provinsi Sumatera Utara khusunya Pemko Siantar.

    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *