Terapi Sedot Lintah untuk Kecantikan di medan

Health

Berkhasiat MeLANCARKAN PEREDARAN DARAH

Artis Hollywood Demi Moore pernah membuat pengakuan tentang rahasia kecantikannya. Ia bilang, dirinya menggunakan lintah penghisap darah untuk menjaga kulitnya tetap segar. Ia rela tubuhnya dikerubuti binatang itu.


Moore menjelaskan, pengobatan medis dengan lintah bisa membantu menghilangkan racun dalam darahnya dan kesehatannya pun semakin meningkat.

Meski hewan dari kelompok  Filum Annelida subkelas Hirudinea ini sering dibenci banyak orang, tetapi air liurnya sangat bermanfaat. Karena banyak terkandung zat bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan.  Berbagai masalah kulit seperti jerawat, keriput, flek hitam dan mata panda (warna hitam dibawah mata) bisa diatasi dengan terapi yang biasa disebut dengan Terapi Sedot Lintah.

Terapi ini menggunakan lintah sebagai perantaranya. Dan lintah yang digunakan merupakan lintah dengan jenis yang biasa hidup di air tawar atau tanah.

Di Medan, pengobatan dengan terapi lintah ini, hanya ada di Thina Therapy yang terletak di Jalan Halat no 70. Sebelum digunakan untuk terapi, lintah tersebut disterilkan, sehingga kuman pada bagian mulut dan perut lintah tidak masuk ke manusia. Sterilnya dengan menggunakan sistem khusus, sehingga perut lintah kosong, dan lendir dibagian badan dan bawah mulut lintah bersih. Walaupun sebenarnya lendir lintah sangat berkhasiat untuk mengangkat sel kulit mati.

Saat akan melakukan terapi, lintah akan diarahkan ke bagian titik kulit yang akan diobati. Kemudian, lintah akan menghisap darah kotor dan kolesterol manusia. Dan terapi ini akan berlangsung minimal 30 menit hingga 2 jam, tergantung dari penyakit yang akan diobati. “Kalau ringan seperti jerawat hanya butuh waktu selama 30 menit, tapi kalau sudah sedikit sulit, bisa mencapai jam, 2 atau 3 jam, tergantung lintahnya kapan jatuh” ujar Pemilik Thina Therapy, Gaafar Syaini.

Dan berapa banyaknya lintah yang digunakan juga tergantung tingkat sulitnya penyakit. “Bisa 2, 3 atau lebih, tetapi maksimal lintah yang kita gunakan sebanyak 15 lintah,” ungkap Gaafar. Sedangkan untuk 1 lintah, harga yang dipatokkan Rp40 ribu per lintah.

Kalau dibayangkan, perasaan jijik dan sakit akan muncul. Perasaan sakit akan muncul saat awal lintah menggigit dan merobek kulit, setelah 1 menit, rasa sakit akan hilang.

Lintah digunakan sebagai alat pengobatan sudah lama dikenal.  Tetapi di Kota Medan, terapi ini masih awam. Pemilihan lintah untuk kesehatan dan kecantikan, karena pada air liur lintah mengandung berbagai enzim yang sangat baik untuk manusia.

Seperti kandungan Anticoagulant Hirudin, sejenis obat untuk perawatan cardiovacular seperti jantung dan stroke. Selain itu, kandungan ini juga berkhasiat k melancarkan peredaran darah. “Ada sekitar 100 enzim yang sangat baik untuk pengobatan yang berasal dari enzim ini,” tambah Gaafar.

Bekas dari gigitan lintah ini akan berbekas, jadi diharapkan bila pasien tidak memegang bekas gigitan, agar cepat sembuh dan hilang. Paling  lama, bekasnya akan hilang sekitar 3 minggu,” tambah Gaafar. (ram)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *