Terdepan dalam Dedikasi, Prestasi, dan Pengabdian

Society

Gus Irawan, Peraih Anugerah Khusus People of The Year 2011 Kategori Inspiring CEO

Puri Ratna Convention Hall Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (8/12) malam, menjadi malam tak terlupakan bagi 12 orang putra/putri bangsa yang meraih anugerah utama dan anugerah khusus People of The Year (POTY) 2011.


Peraih anugerah utama POTY 2011 adalah Jusuf Kalla. Dan yang membanggakan, dari 12 putra terbaik bangsa yang mendapat penghargaan bergengsi dengan berbagai kategori itu, dua di antaranya adalah putra Sumatera Utara yakni Gus Irawan (Dirut Bank Sumut) yang meraih anugerah Insipiring CEO dan Sofyan Tan yang didaulat sebagai Social Entrepreneur 2011.

Mereka berhasil mengungguli kandidat lainnya setelah melalui proses seleksi dan penilaian oleh delapan pakar yang menjadi Dewan Juri POTY 2011. Kedepalan dewan juri itu adalah para pakar yang integritas dan kredibilitasnya tidak lagi diragukan, antara lain Prof Dr Moch Mahfud MD (pakar hukum), Prof Dr  Komaruddin Hidayat (cendikiawan), Prof Rhenald Kasali, Pof Firmanzah dan Handi Irawan MBA M.Com (pakar manajemen bisnis), Dr Dewi Fortuna (pakar politik internasional), Dr Tony Prasetiantono (pakar ekonomi), dan Dinna Wisnu (pakar hubungan internasional). Mereka mendapat tugas untuk menyeleksi tokoh-tokoh daerah dan nasional yang dinilai memainkan peranan penting sepanjang tahun 2011.

Keberhasilan Gus Irawan meraih penghargaan POTY 2011 untuk kategori Inspiring CEO merupakan cermin kualitas kepemimpinannya. Sebagaimana diketahui, Gus Irawan merupakan sosok bankir fenomenal. Di usia relatif muda (berusia 36 tahun pada tahun 2000), ia terpilih sebagai CEO PT. Bank Sumut. Gus mendapat tugas berat untuk menyelamatkan Bank Sumut yang saat itu sedang gonjang-ganjing dan nyaris kolaps akibat badai krisis moneter tahun 1997/1998. Tugas pertama yang sarat tantangan justru konsolidasi di lingkungan internal. CEO termuda di Indonesia itu harus bisa merangkul sejumlah mantan atasannya untuk bersinergi serta membangun kembali moral para staf pegawainya yang sempat runtuh akibat krisis moneter. Dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinannya yang kharismatik, CEO BUMD terbaik di Indonesia itu berhasil membawa Bank Sumut keluar dari kesulitan dan kemudian menjelma menjadi bank yang berkinerja cemerlang dan diperhitungkan oleh kompetitor.

Sukses memperkuat fundamental Bank Sumut, di tahun 2011 ia memainkan peranan penting dengan melakukan terobosan percepatan pemberdayaan kaum perempuan marginal dengan model skim pembiayaan kredit usaha mikro tanpa agunan maupun penerapan model peningkatan zakat produktif bergulir untuk kaum duafa baik yang disalurkan melalui LAZ Bank Sumut maupun melalui Yayasan Murni Gus Irawan Foundation yang dikelola oleh keluarganya. (*)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *