PAUD Demi Generasi Mapan

Metropolis

Pengaruh pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak bisa langsung dilihat kasat mata hasilnya. Dengan perkembangan zaman di masa mendatang, baru hal tersebut nyata sangat diperlukan. Lantas, PAUD seperti apa yang harus sudah diterapkan saat ini? Berikut hasil wawancara wartawan Sumut Pos, Rahmat Sazaly Munthe dengan Kepala Disdik Sumut, Syaiful Syafri.

Apa pentingnya PAUD diterapkan sedini mungkin?

Dengan lebih menumbuhkembangkan dan menerapkannya sedini mungkin, program PAUD ini diharapkan bisa menciptakan generasi cerdas di masa mendatang. Peningkatan pendidikan bagi anak usia dini sangat penting dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih mapan secara kualitas.


Kepada siapa PAUD ditujukan?

PAUD merupakan jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar. Hal ini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Hal ini dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak.

Tentunya agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal maupun informal.

Apa tujuan utama diselenggarakannya PAUD?

Untuk membentuk anak yang berkualitas, yakni anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.

Siapa lagi yang memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan program PAUD?

Pengembangan PAUD merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, khusususnya Pemprovsu. Mengingat usia dini merupakan satu hal yang sangat berharga untuk dikembangkan dengan terarah. Usia dini adalah aset bangsa dan tugas kita untuk memaksimalkan mutu pendidikan yang bakal dikecapnya.

Bagaimana peningkatan PAUD di Sumut?

PAUD mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Semua ini tak terlepas dari kerjasama antara Pemprovsu, tim penggerak PKK serta seluruh elemen masyarakat.

Sejak 2011 hingga sekarang mengalami peningkatan menjadi 14 persen yang awalnya hanya 10 persen. Dengan jumlah siswa saat ini 138.143 orang dari 5.517 sekolah serta memiliki jumlah 15.321 guru. Ini merupakan pertumbuhan yang cukup baik, karena jumlah anak yang wajib mengikuti PAUD berjumlah 2.046.000 orang di Sumut.

Apa harapan Anda?

Sesuai komitmen Pemprovsu sendiri, tak boleh ada anak di Sumut yang tak bersekolah dari jenjang umur PAUD, SD, SMP hingga SMA. Hal ini merujuk kepada kerjasama yang sudah dijalin dengan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran cukup besar. (*)

loading...