Masjid Al-Ikhlas Dibangun Kembali

Metropolis

MEDAN-Acara refleksi 1 tahun penghancuran Mesjid Al-Ikhlas Jalan Timor Medan digelar Aliansi Ormas Umat Islam Pembela Masjid, sejak Kamis (3/5) malam hingga Jumat (4/5) petang.

Acara Tabligh Akbar dimulai setelah salat Jumat dengan khatib, Rafdinal MAP, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan. Rafdinal menegaskan tiga hal yaitu konsistensi atau istiqamah perjuangan, keikhlasan dan strategi perjuangan. Setelah itu, Tabligh Akbar diisi Ketua BKM Al-Ikhlas Jalan Timor, Sudirman Timsar Zubir.


“Mesjid Al-Ikhlas Insya Allah akan dibangun kembali. Mari kita husnudzon. Kita sudah melihat titik-titik positif dalam perjuangan ini. Kita harus menjalin silaturahim dan ukhuwah dengan seluruh pihak. Sudah ada itikad baik dalam perjuangan ini,” kata Timsar disambut ucapan Alhamdulillah dan pekikan takbir oleh jamaah.

Sementara itu, Ketua Aliansi, H Leo Imsar Adnan, menambahkan, Allah merahmati perjuangan umat Islam selama ini.

“Sudah setahun kita salat Jumat di reruntuhan Masjid Al-Ikhlas Jalan Timor ini, tapi tidak satu kali pun turun hujan. Ini merupakan perlindungan dan rahmat Allah kepada kita semua. Alhamdulillah, kita akan berjuang terus. Aliansi terus membangun kekompakan, ukhuwah dan silaturahim dengan seluruh organisasi Islam,” katanya.

Acara refleksi dan tabligh akbar pada Kamis malam dan Jumat siang, dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-quran dan disambung dengan laporan Ketua Panitia, Drs Anwar Bakti. Anwar menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah atas ketidakhadiran Wakil Ketua MUI Pusat yang  sudah direncanakan.
“Bagaimanapun, kami berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Semuanya karena Allah karena itu hanya Allah-lah yang dapat membalasnya. Refleksi ini merupakan momentum untuk memperjuangkan masjid-masjid yang lain. Ini merupakan bukti dari kekuatan jamaah,” katanya.

Sebelumnya, pada refleksi Kamis (3/5) malam, umat Islam juga telah mendengar uraian hasil diplomasi Tim Negosiasi Aliansi Umat Islam dengan pihak Kodam I Bukit Barisan. Dilaporkan oleh Prabu Alam dan drg Syahbana, tim memanjatkan rasa syukur yang mendalam karena perjuangan itu telah mendekati titik-titik akhir yang menggembirakan.

“Kita sudah mendengar langsung kabar gembira itu, dan mesjid akan dibangun kembali dalam waktu dekat ini. Allah telah membukakan pintu hidayahnya kepada siapa saja yang dikehendakinya. Alhamdulillah,” kata mereka. (gus)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *