Lakukan Tes Ini Sebelum Memutuskan Menikah

z-Index

Hubungan bisa dikatakan sebuah “paket lengkap” jika  seseorang mendapat kelebihan pasangan dan sekaligus bisa menerima kekurangannya. Jika Anda berencana membawa hubungan ke jenjang yang lebih serius, hal tersebut pasti akan jadi pertimbangan. Untuk mengetahui apakah si dia benar-benar “Mr. Right”, sebelum memutuskan untuk serius, lakukan dulu empat tes ini. Sikap dan reaksinya bisa jadi pertimbangan Anda.

1. Kesopanan
Patti Stanger, seorang matchmaker dan penulis buku soal hubungan asmara, menilai bahwa aspek kesopanan menjadi hal penting dalam hal mencari jodoh. Sebab, kesopanan menggambarkan kebiasaannya menghargai orang lain. “Hal kecil seperti membukakan pintu, membiarkan Anda jalan lebih dulu atau hal lain merupakan tanda penting untuk mengetahui sikap dia sebenarnya,” kata Stanger, dikutip dari Shape. Jadi, perhatikan dengan baik sikap dia pada orang lain dan pada Anda.


2. Pertemanan
Hubungan yang baik membutuhkan koneksi yang kuat antara raga dan pikiran. Mungkin Anda beranggapan kalau kepribadian adalah hal terpenting dalam mencari pasangan. Namun, ketertarikan fisik dan seksual, ternyata tak kalah penting. “Coba tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda tetap berhasrat dengan dia, jika dia tak menarik secara seksual,” kata Lindsay Kriger, seorang konsultan hubungan.

3. Keuangan
Pembahasan soal uang biasanya ditunda hingga hubungan sudah masuk dalam tahap pernikahan. Padahal, tema ini sangat sensitif dan faktanya bisa jadi pemicu perceraian. Untuk itu, saat Anda ingin serius dengan si dia, cobalah perlahan menanyakan sudut pandangnya soal keuangan.

“Ceritakan bagaimana pekerjaan Anda, tabungan dan rencana masa depan. Jika memang ia serius, pasti juga akan menceritakan bagaimana ia menghabiskan uang, apakah termasuk suka menabung atau boros, termasuk juga utang yang dimilikinya,” kaya Kriger.

Terbuka soal keuangan bisa jadi tanda kalau hubungan Anda memang serius dan berkomitmen jangka panjang. Itu karena, Anda dan si dia mulai berpikir untuk menjadi “rekan bisnis” dalam rumah tangga.

“ 4. Keluarga
Saling mengetahui nilai-nilai yang dipegang dalam keluarga juga penting. Mulai dari agama hingga rencana untuk memiliki anak. “Dari agama, ini akan jadi landasan dalam hal nilai keluarga, mendidik anak, hingga menjaga komitmen dan kehormatan,” kata Kailen Rosenberg, seorang konsultan hubungan.

Banyak hubungan yang berada dalam lingkaran konflik karena baik suami dan istri memiliki sudut pandang berbeda dalam nilai-nilai keluarga. Anda bisa mengetahui bagaimana sudut pandang si dia dengan mengajaknya bermain dengan anak-anak.

Tanyakan pendapatnya soal anak, keluarga dan ajak berdiskusi. Trik ini cukup bisa memancing pendapatnya soal keluarga dan masa depan. (bbs/net)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *