Tetap Komit Menjaga Pancasila
  • Dipublikasikan pada: Oct 25, 2012 Dibaca: 378 kali.

20 Ribu Kader Pemuda Pancasila Sumut Padati Lapangan Benteng Medan

KATA SAMBUTAN: Ketua MPW PP Sumut  Anuar Shah periode 2012-2017 memberikan kata sambutan saat pelantikan MPW Pemuda Pancasila Sumut periode 2012 - 2017  Lapangan Benteng, Medan, Minggu (21/10).

KATA SAMBUTAN: Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah periode 2012-2017 memberikan kata sambutan saat pelantikan MPW Pemuda Pancasila Sumut periode 2012 – 2017 di Lapangan Benteng, Medan, Minggu (21/10).


MEDAN-Puluhan Ribu kader organisasi Pemuda Pancasila (PP) yang tergabung dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, memadati Lapangan Benteng Medan, Minggu siang (21/10) sekira pukul 14.00 WIB.

Kehadiran kader berbaju loreng ini dalam rangka menghadiri pelantikan pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumut periode 2012-2017.

“Pelantikan ini, merupakan rangkaian musyawarah wilayah (Muswil) PP ke-12 yang telah berlangsung pada Februari lalu di Padang Sidempuan, dengan terpilihnya kembali Anuar Shah secara aklamasi untuk menjabat sebagai Ketua MPW PP Sumut periode 2012-2017,”ungkap Ketua Panitia Edi Zulkarnaen dalam sambutannya pada acara pelantikan MPW PP Sumut.

Dalam kesempatan yang sama ketua MPW PP Sumut Periode 2012-2017, Anuar Shah yang akrab disapa Aweng ini mengaku, jika pelantikan dirinya sebagai ketua merupakan sebuah amanah yang harus dipikul dengan penuh tanggung jawab.

“Dengan dilantiknya kami hari ini, maka kami memikul tanggung jawab yang besar, baik dunia dan akhirat dalam melaksanakan kepercayaan yang telah diberikan kepada. Mulai  hari ini mari kita bersama-bersama menjadikan PP sebagai organisasi yang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Aweng juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut tindakan kelompok tak bertanggung jawab yang sengaja memancing kader PP untuk bertindak  anarkis.

“PP tidak ingin mengganggu. Tapi kami jangan diganggu. Dua kali kami diganggu tapi kami tetap sabar. Kami minta tolong kepada polisi untuk megusutnya, karena tidak mungkin kami bisa terus-terusan menahan seluruh kader,”tegasnya.

Sementara Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Japto S Soerjosoemarno mengatakan,  sebagai pemegang amanah tertinggi wajib bagi dirinya untuk  mengingatkan, mengarahkan, mencerahkan, tingkah laku, dan sepak terjang, pimpinan, pengutus dan seluruh kader, apa yang boleh, dan tidak boleh diperbuat, serta apa yang harus diperbuat.

“PP Satu-satunya ormas yang sebelumnya adalah organisasi kepemudaan yang bisa terus berdiri dan berkarya. Kita juga satu-satunya organisasi yang memakai lambang Pancasila di dada kiri, tempat di mana jantung berada, yang berarti Pancasila akan selalu ada di setiap denyut kehidupan kader PP” ujarnya.

“Hingga kini PP  masih komit dan peduli terhadap keberadaan Pancasila dan terus menghayati Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak boleh dibedakan karena baju, status sosial dan agama. Sesuai Sumpah Pemuda, kita satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, sebagai bentuk rasa syukur terpilihnya kembali ketua MPW PP Sumut Anuar Shah periode 2012-2017. MPW PP Sumut, santuni 200 anak yatim dan 15 anak penderita gizi buruk.

Kegiatan yang diselenggarakan pagi sebelum acara pelantikan itu, turut dihadiri sejumlah pengurus MPW PP Sumut, termasuk diantaranya Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah, dan Sekjend MPW PP Sumut Firdaus Nasution.

“Penyerahan bantuan kepada yatim piatu dan anak penderita gizi ini adalah bentuk syukur kepada sang pencipta atas terpilihnya kembali  Anwar Shah sebagai ketua MPW dalam Muswil MPW PP ke-12 di Padang Sidempuan Februari lalu. Kita harapkan kedepannya PP bisa lebih bagus dan lebih disenangi oleh masyarakat, kita juga memaafkan orang yang benci sama PP,” ungkap Sekjen MPW PP Sumut Firdaus Nasution disela-sela pemberian santunan kepada ratusan anak yatim di Lapangan Benteng Medan, Minggu pagi (21/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam acara tersebut Ketua MPW PP Sumut dan Pengurus lainnya menyempatkan diri untuk menyerahkan bantuan uang dan sajadah kepada 200 anak yatim Jamiyatul al Washliyah, dan panti asuhan Mamiyai, serta sejumlah uang dan bingkisan kepada anak penderita gizi buruk dari berbagai wilayah di Kota Medan. (uma)

TAGS :
loading...