Indonesia Fokus Berjuang di Babak Play Off

Sepak Bola

Perjuangan skuad Indoensia dalam Piala Davis 2014 belum berakhir. Sekalipun di dalam laga putaran I Grup II Zona Asia/ Oceania yang berakhir Minggu lalu (2/2) harus tumbang di tangan tuan rumah Kuwait 2-3, masih ada celah bagi Indonesia untuk mengamankan posisinya di Grup II.

Satu-satunya cara menyelamatkan muka publik tenis Indonesia adalah dengan memenangi laga playoff, 4-6 April 2014 mendatang. Untuk lawannya, David Agung Susanto dkk harus lebih dahulu menunggu hasil akhir antara tuan rumah Thailand menghadapi Hong Kong di Phuket, 14-16 Februari nanti.

Prediksi di atas kertas, Indonesia kemungkinan besar bakal bersua dengan Hong Kong. Siapapun lawannya, Indonesia tetap harus menganggap laga tersebut sebagai do or die. Pasalnya, jika tetap saja gagal membawa pulang kemenangan, maka bersiap saja untuk melorot ke Grup III di tahun depan, prestasi terburuk prestasi Indonesia di kancah internasional.


Untungnya, Indonesia berpeluang bertindak sebagai tuan rumah laga play off itu. Hari ini, skuad Piala Davis dijadwalkan mendarat di Jakarta. Dan, persiapan pun langsung diarahkan untuk menghadapi babak play off. Hal tersebut diungkapkan Kabid Binpres Senior PP Pelti, Wailan Walalangi, kemarin (3/2).

Menurutnya, setelah tiba di Jakarta, seluruh awak Piala Davis Indonesia terlebih dulu menjalani masa recovery. “Nah, setelah akhir Februari ini tim sudah kembali kami kumpulkan untuk sesi persiapan lebih intensif. Dengan hitungan sebulan sebelum play off, maka persiapan sudah cukup matang,” ujarnya.

Angin segar yang didapatkan tim Piala Davis Indonesia adalah menyangkut kondisi cedera salah satu petenis andalannya, Christopher Rungkat. Christo “ panggilan Christopher Rungkat “ tidak ikut bermain menghadapi Kuwait lalu dikarenakan cedera bahu usai turun di dalam turnamen Garuda Indonesia Masters, Desember lalu.

Wailan menyebut kondisi Christo sudah mulai membaik dan diprediksi bakal kembali masuk di dalam skuad Piala Davis saat babak playoff nanti. “Dengan masuknya Christo dalam tim, maka tugas kami nanti tinggal bagaimana caranya untuk mempertajam petenis single kami lainnya,” bebernya.

Selain Christo, Indonesia masih punya deretan petenis single, sebut saja David Agung Susanto, Wisnu Adi Nugroho, dan Aditya Hari Sasongko. (ren/jpnn)

loading...