880 Peserta SBMPTN Unimed Gugur

Metropolis

MEDAN-Dari sekitar 17.463 peserta yang terjaring pada SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2014 di Universitas Negeri Medan (Unimed), sebanyak 880 peserta dipastikan gugur. Pasalnya, para peserta tersebut tidak mengikuti tes ujian tertulis yang dilaksanakan pada Selasa (17/6) kemarin.

UJIAN SELEKSI: Ratusan calon mahasiswa mengikuti ujian tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diawasi tim pengajar di Aula Kampus Haji Anif di Universitas Negeri Medan, Selasa (17/6).
UJIAN SELEKSI: Ratusan calon mahasiswa mengikuti ujian tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diawasi tim pengajar di Aula Kampus Haji Anif di Universitas Negeri Medan, Selasa (17/6).

Sekretaris Panitia SBMPTN Unimed 2014, Prof Dr Biner Ambarita MPd yang juga Pembantu Rektor III Unimed menyebutkan, sebanyak 880 peserta yang gagal tersebut tersebar untuk tiga (3) kelompok ujian seperti Ujian Sain dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Hukum (Soshum) dan Campuran.


Adapun alasan tidak ikutnya para peserta itu, lanjut dia, lantaran sebagian peserta terlambat datang dari waktu yang ditetapkan. Namun banyak juga peserta yang ketidakhadirannya tanpa alasan yang jelas.

“Sebagian yang kita tahu itu karena terlambat datang. Sebab aturan dari pusat, 30 menit saja telat maka dinyatakan gugur. Untuk sisanya kita tidak tahu pasti apa penyebab mereka tidak mengikuti ujian,” katanya kepada Sumut Pos, Rabu (18/6).

Oleh karenanya, masih menurut Biner, dirinya berharap agar 880 peserta yang tidak mengikuti ujian tes tertulis SBMPTN 2014 tadi tidak berkecil hati karena harapan masih terbuka melalui Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT). “Yang gugur pada SBMPTN karena tidak hadir, masih bisa mencoba melalui jalur UMB-PT,” ujarnya. Dia mengungkapkan bahwa pada SBMPTN tahun ini, terdapat dua orang peserta yang masih diperbolehkan mengikuti ujian tes tertulis. “Alasannya cukup logis, yakni mereka datang dari daerah Mandailingnatal yang jauh dari akses informasi, sehingga mereka harus meraba-raba dimana lokasi ujian. Untuk hal ini masih bisa ditolerir, apalagi sesuai intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, guna memberi ruang bagi masyarakat yang ingin masuk ke PTN,” pungkasnya.

Sementara di Universitas Sumatera Utara (USU), Ketua Panlok SBMPTN USU 2014, Prof Zulkifli Nasution melalui Kabag Humas Bisru Hafi, SSos MSi, belum dapat memberikan data rekapitulasi peserta yang tidak hadir saat ujian tes tertulis SBMPTN kemarin. Hal ini disebabkan karena bagian akademik USU masih disibukkan dengan verifikasi bagi peserta Bidik Misi.

“Sepertinya untuk hari ini kita belum dapat berikan data jumlah pesertanya. Kemungkinan besok baru bisa kita rilis, sebab bagian akademik masih sibuk memverifikasi berkas peserta untuk Bidik Misi,” ujarnya.

Seperti diketahui, ujian tes tertulis SBMPTN 2014 secara serentak dilaksanakan pada Selasa kemarin. Di USU terdapat sebanyak 34.805 peserta yang terjaring melalui jalur tersebut. Sementara Unimed, sekitar 17.463 peserta. Hasil ujian kn diumumkan pada 16 Juli 2014 mendatang sekitar pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://www.sbmptn.or.id. (mag-6/ije)

loading...