Dispora Medan Identifikasi Bakat Olahraga Pelajar

All Sport Metropolis Olahraga
Foto: Dispora Kurang lebih 300 pelajar SLTP mengikuti identifikasi bakat olahraga, di Stadion Universitas Negeri Medan, 23-25 April 2016.
Foto: Dispora
Kurang lebih 300 pelajar SLTP mengikuti identifikasi bakat olahraga, di Stadion Universitas Negeri Medan, 23-25 April 2016.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan melakukan identifikasi bakat olahraga bagi pelajar tingkat SLTP di Kota Medan. Tidak kurang 300 pelajar mengikuti kegiatan di Stadion Universitas Negeri Medan, 23-25 April 2016.

Kadispora Medan Drs Abdul Azis melalui Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan Drs H Azam Nasution MAP, Minggu (24/4), mengatakan identifikasi ini akan mengetahui seorang anak bakatnya di cabang olahraga apa. Jadi mereka bisa diarahkan secara tepat dan benar untuk menggeluti olahraga yang sesuai bakatnya.


Dijelaskan, identifikasi ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan dalam hal pembinaan. Pasalnya, selama ini banyak guru olahraga memaksakan siswanya menekuni satu cabang olahraga, tapi pada kenyataannya cabor tersebut tidak sesuai dengan bakat siswa.

“Melalui identifikasi ini, kita akan mengetahui bakat siswa tersebut di cabang olahraga apa? Dalam hal identifikasi ini, Dispora Medan bekerjasama Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed,” jelas Azam yang juga Ketua Bapopsi Kota Medan.

Dekan FIK Unimed, Dr Budi Valianto MPd, mengapresiasi langkah Dispora Medan menggelar identifikasi bakat calon atlet. Menurutnya, identifikasi ini adalah awal yang sangat baik dalam upaya mencari bibit-bibit atlet potensial untuk pembinaan lebih lanjut.

“Setelah ini, Dispora Medan tentunya harus menyampaikan hasil identifikasi ini kepada klub-klub olahraga. Nanti klub-klub itulah yang akan membina atau bisa juga langsung Dispora Medan yang melakukan pembinaan karena mereka juga punya PPLPD (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah),” ujar Budi Valentino menjelaskan.

Ketua Panitia, Mangasih Simangunsong, mengatakan kegiatan yang berlangsung tiga hari ini diikuti 300 lebih peserta yang merupakan pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). “Kami bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan antusias peserta,” ujar Mangasi. (dek)

loading...