Adu Mulut Usai Seloroh, Pingsan Dibalok Tetangga

Foto: Fachril/Sumut Pos
Dedi Sahputra yang opname akibat dibalok tetangga.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Seorang kuli bangunan, Dedi Sahputra (30) pingsan dibalok tetangga dan harus menjalani perawatan serius di ruang Anggrek Biru, RSU Wulan Windi, Marelan, Medan, Rabu (22/2).

Pria yang menetap di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Gang Volly, Kecamatan Medan Marelan ini dipukul dengan balok oleh tetangganya, Mino (32) di tambak Paluh Nibung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Kasus penganiayaan itu telah dilaporkan istri korban, Novita Sari (29) ke Polsek Medan Labuhan.

Kepada polisi, Novita mengaku, peristiwa penganiayaan dialami suaminya terjadi Selasa (21/2) malam. Awalnya, Dedi bersama pelaku dan teman lainnya sedang asyik duduk di tambak.

Mereka saling seloroh. Tak disangka, pelaku merasa tersinggung dan emosi. Akibatnya, terjadi pertengkaran mulut antara kuli bangunan dengan tetangganya tersebut.

Emosi pelaku tak dapat terbendung. Balok yang ada di lokasi diambil dan dihantamkan ke arah korban. Akibatnya, kuli bangunan itu jatuh pingsan di lokasi.

Keributan itu dilerai oleh warga sekitar.  Peristiwa itu dilaporkan kepada pihak keluarga. Sedangkan korban yang menderita luka di bagian kepala dan tangan, dibawa ke RSU Wulan Windi.

“Saya tak tahu persis apa masalah mereka. Kata teman-teman suami saya, awalnya mereka bagus dan berseloroh. Tiba-tiba saja ribut, dan suami saya dipukuli. Ada juga yang bilang pelaku itu ada dendam lama dengan suami saya,” kata Novita saat membuat laporan.

Korban yang sekarat di ruang Anggrek Biru RSU Wulan Windi belum bisa dimintai informasi. Luka serius tampak di bagian kepala, tubuh dan tangan korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo dikonfirmasi mengatakan, kasus itu telah mereka tangani dan pihak korban telah membuat laporan. “Kasusnya masih kita proses, pelakunya masih kita selidiki keberadaannya,” kata Ponijo. (fac)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *