Satpol PP Asahan Razia Gepeng

Foto: Tomi Sanjaya/Sumut Pos
Kabid Trantib Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan (kiri jilbab) sedang membawa para pengemis (dibelur fotonya)yang terjaring razia ke kantor Dinas Sosial Asahan di Jalan Mahoni.

SUMUTPOS.CO- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Asahan melakukan razia terhadap gelandangan dan pengemis di seputaran Kota Kisaran di Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, dan Jalan Cokrominoto, Selasa (11/4).

Salah seorang pengemis, Juwita (35), mengemis dengan membawa tiga anaknya, terjaring di Jalan Imam Bonjol tepatnya di Simpang Empat traffic light depan.”Saya membawa ketiga putra yakni Kevin (1 tahun 8 bulan), Satria (4), Danile (11) ini demi mencari sesuap nasi,” kata Juwita memelas.

Dia mengaku, sudah melakoni sebagai pengemis sejak November 2016 lalu. “Saya sudah berupaya mencari kerja di Kota Kisaran. Tapi, tidak juga ada yang menerima lamaran pekerjaan saya. Saya terpaksa mengemis untuk menafkahi anak-anak saya. Suami saya sudah meninggal setahun lalu,” aku Juwita.

Juwita berasalan, ia terpaksa membawa ketiga anaknya mengemis agar orang menaruh belas kasihan. “Kalau saya tidak mengemis, mau makan apa anak-anak saya,” ujarnya.

Kabid Trantib Satpol PP Asahan Siti Rosmita Hasibuan mengatakan, Juwita beserta anak-anaknya sudah pernah terjaring razia oleh Satpol PP. Tapi, sudah kita berikan keringan untuk tidak lagi mengulanginya. “Nyatanya saat razia, ditemukan Juwita mengemis lagi,”katanya.

Menurut Siti Rosmita, pihak Satpol PP Asahan akan tetap melakukan penertiban melibatkan unsur Kepolisian dan TNI. Ini akan rutin kita lakukan, dimana mereka (pengemis) akan dibina di Dinas Sosial. “Apapun ceritanya pengemis yang terjaring razia ini akan dibina di Dinas Sosial Asahan,” tegasnya.(omi/ila)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *