TEMPAT HIBURAN MALAM EQUATOR DAN BARCELONA DIRAZIA
39 Pengunjung Positif Narkoba
  • Dipublikasikan pada: Jul 17, 2017 Dibaca: 378 kali.

Razia tempat hiburan malam di Medan-Ilustrasi.


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan kembali gencarkan razia tempat hiburan malam. Seperti biasa, razia tempat hiburan malam di beberapa lokasi yang diduga dijadikan sebagai tempat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Hasilnya, sebanyak 36 pengunjung yang mengkonsumsi Narkoba terjaring dari dua lokasi di Medan, Minggu (16/7) dini hari. Selain mengamankan 36 penggemar dunia gemerlap malam (dugem) itu, petugas juga menemukan beberapa butir pil ekstasi.

Awalnya, petugas menyisir lokasi di diskotik Kingdom Pool & Bar di Jalan Merak Jingga, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat. Namun dalam operasi itu, polisi tak menemukan pengunjung yang kedapatan atau mengkonsumsi narkoba.

Kemudian petugas beralih ke Diskotik Barcelona di Jalan Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Dari diskotik tim gabungan mengamankan seorang wanita berinisial Anggi Permatasar (24).

Perempuan yang tinggal di Jalan Pancing I, Kecamatan Medan Tembung ini, langsung dilakukan pemeriksaan tes urine. Hasilnya, Anggi pun positif mengkonsumsi pil ekstasi. “Cuma setengah butir saja yang ku komsumsi,” aku Anggi sembari menangis. Selanjutnya, wanita muda itu dinaikkan ke atas truk Sabhara Polrestabes Medan.

Usai dari Diskotik Barcelona yang sudah beberapa kali dirazia dan disegel karena tidak memiliki izin operasional itu, tim razia Polrestabes Medan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polrestabes Medan dan Wakasat Res Narkoba Polrestabes Medan Kompol Yudi Frianto serta personil Polisi Militer langsung menuju Diskotik Equator.

Kedatangan petugas secara mendadak itu membuat para pengggemar musik dugem itu kalang kabut dan bersembunyi di setiap sudut ruangan bahkan sampai bersembunyi ke dalam gudang di Lantai 6.

Sejumlah pengunjung yang didominasi usia muda itu, akhirnya dikumpulkan untuk didata dan dites urine. Pengunjung yang mengaku telah mengkonsumsi pil ekstasi tidak menjalani tes urine sedangkan pengunjung yang terindikasi mengkonsumsi Narkoba menjalani tes urine.

Dari hasil tes urine tersebut, 34 pengunjung pria dan 4 wanita muda positif menggunakan pil ekstasi. Ke-39 pengunjung diskotik tersebut selanjutnya diboyong ke kantor Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan guna penyelidikan lebih lanjut.

Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Doni Satria Sembiring SIK, SH, MHum menyebutkan, razia rutin di sejumlah lokasi hiburan malam di Medan itu bertujuan untuk memberantas peredaran Narkoba. Apalagi selama ini diketahui sejumlah diskotik dan karaoke terindikasi sebagai tempat peredaran dan transaksi Narkoba.

“Hasilnya sudah terbukti. 39 pengunjung positif mengkonsumsi Narkoba sesuai hasil tes urine dan barang bukti pil ekstasi yang disita,” tegas Doni Satria Sembiring didampingi Wakasat Res Narkoba Kompol Yudi Frianto.

Dijelaskan Doni, razia pemberantasan Narkoba di lokasi hiburan malam akan terus dilakukan mengingat peredaran Narkoba sudah sangat meresahkan dan banyaknya pengedar dan pemakai Narkoba yang sudah tertangkap bahkan ditembak mati. (dvs/ila)
 

loading...