Jadwal Presiden Padat, Peresmian Tol Ditunda
  • Dipublikasikan pada: Oct 10, 2017 Dibaca: 276 kali.

Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS_
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kedua kiri) berbincang dengan Kepala Balai Besar Pelaksana Kerja Jalan Nasional Wilayah I Sumut, Paul Ames Halomoan (kedua kanan), Kadis Perhubungan Sumut Anthony Siahaan dan Pimpinan Proyek Tol Medan-Binjai dari PT Hutama Karya Hestu Budi (kanan) di depan pintu tol Semayang saat meninjau persiapan pengoperasian Jalan tol Trans Sumatera di Binjai, Sumatera Utara, Senin (9/10). Jalan tol tersebut direncanakan beroperasi pada 15 Oktober 2017 yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengklaim kalau pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai kini sudah rampung 100 persen. Namun begitu, Presiden Joko Widodo urung meresmikan operasional jalan tol Mean-Binjai dan Kualanamu-Sei Rampah hari ini, Selasa (10/10). Menurut Erry, peresmian akan dilakukan Presiden Jokowi pada 15 atau 16 Oktober 2017, itupun menungu hasil rapat di Sekretariat Negara (Sesneg), hari ini.

Direktur Teknik PT Jasa Marga Tol Kualanamu, Agus Kholiq memastikan Presiden Joko Widodo batal meresmikan Tol Kualanamu-Sei Rampah dan Tol Medan-Binjai, meski sebelumnya sudah terjadwal Selasa (10/10). “Peresmian Tol Kualanamu-Sei Rampah oleh Presiden Joko Widodo diundur, mengingat agenda orang nomor 1 RI tersebut sangat padat ,” ujar Agus Kholiq kepada Sumut Pos di kantornya, Jalan Tengku Raja Muda No.10 Lubukpakam, Senin (9/10).

Rencananya, kata Agus, peresmian tol oleh Presiden Jokowi akan dilakukan di Gerbang Tol Lubukpakam. “Untuk persiapan, kita sudah memasang sejumlah tenda tamu persis di pintu Tol Lubukpakam. Namun jadwal Pak Jokowi berubah,” terangnya.

Setelah diresmikan operasional Tol Kualanamu-Sei Rampah, nanti akan dibuka secara gratis selama 7 hari masa uji coba. “Setelah itu, baru dikutip bayaran sesuai tarif dengan menggunakan kartu e-Toll nontunai,” terangnya.

Senin (9/10) siang, Gubsu Erry Nuradi meninjau kesiapan operasional Jalan Tol Medan-Binjai. Jalur sepanjang 10,68 km ini terus dikejar pembenahannya, termasuk pembebasan lahan di lokasi Tanjungmulia agar langsung terhubung dengan ruas tol Berlmera.

Saat ini ruas Jalan Tol yang siap digunakan yakni Helvetia-Binjai tepatnya dari Jalan Asrama Medan menuju Jalan Megawati Binjai, di mana kedua jalan ini masing-masing merupakan jalur lingkar luar. Selain kondisi jalan yang sudah 100 persen siap, pengerjaan pendukung seperti pembatas jalan, pagar pengaman hingga marka jalan terus dikerjakan sebelum dibuka nantinya. “Alhamdulillah saat ini kita bisa meninjau jalan tol yang akan diresmikan Presiden dalam waktu dekat. Jalan ini sudah selesai dimulai dari Helvetia hingga Binjai,” ujar Erry.

loading...