Dapat Pekerjaan di Malaysia, Suami Langsung Minta Poligami

Hukum & Kriminal SKETSA

SUMUTPOS.CO – Rumah tangga itu seharusnya berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Namun, peribahasa itu tak terjadi pada rumah tangga Butet – Tongat, nama palsu.

 


Sebenarnya, Butet sudah berusaha mengaplikasikan peribahasa berat sama dipikul, ringan sama dijinjing itu. Yakni, ketika suaminya menganggur selama setahun lebih.

 

Perempuan 31 tahun itu rela bekerja membanting tulang untuk menopang biaya hidup keluarganya. Padahal, dia tahu Tongat seolah-olah tak berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan baru.

 

Setiap hari yang dilakukan sang suami hanya tidur dan nongkrong bersama teman-temannya di pos ronda. Hingga akhirnya, pria 35 tahun ini mendapatkan pekerjaan baru. Pekerjaan itu mengharuskan Tongat menetap di Malaysia.

 

Awalnya, Butet senang dengan keputusan Tongat mencari pekerjaan. ”Tapi, saat akan pergi ke luar negeri, dia bilang mau cari istri baru di sana,” ujarnya.

 

Awalnya, Tongat berharap tetap bisa mempertahankan rumah tangganya. Dengan kata lain, Tongat ingin melakukan poligami. Namun, tawaran itu ditolak mentah-mentah.

 

Dia sudah kadung merasa cinta dan perjuangannya selama ini tak dihargai oleh Tongat. ”Mau gimana lagi, cintaku tak bisa diperjuangkan,” kata Butet yang belum lama ini menggugat cerai Tongat. (jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *