Gudang Penyimpanan Sabut Kelapa Ludes Terbakar

Hukum & Kriminal Sumatera Utara
Foto: Sopian/Sumut Pos
PADAMKAN: Petugas Damkar dan polisi terlihat memadamkan api yang membakar gudang sabut kelapa.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satu gudang tempat penyimpanan sabut kelapa yang terletak di Jalan Datuk Zakaria, Lingkungan IV, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, ludes terbakar, Jumat (15/12) sekira pukul 10.00 WIB. Hingga kemarin, belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut.

Efendi Riady (56), yang rumahnya tepat di belakang gudang tersebut, mengaku pertama kali mengetahui kebakaran itu ketika ia mencuci mobil.Tak lama kemudian, ia melihat ada asap yang keluar dari lobang fentilasi gudang. Curiga ada kebakaran, selanjutnya ia berteriak sambil memberitahu ada kebakaran pada istri dan warga sekitar.

Mengetahui kebakaran itu, warga sekitar langsung berdatangan melihat dan mengecek gudang tersebut. Melihat ada api yang sedang menyala didalam gudang, warga langsung melaporkan ke Polsek Padang Hilir dan camat. Mendapat laporan itu, Kapolsek Padang Hilir AKP Armandsyah Harahap bersama Camat Dedi Siagian segera meninjau ke lokasi dan langsung menghubungi pemadam kebakaran.


Tak lama, empat unit mobil pemadam datang. Saat proses pemadaman, satu unit mobil pemadam milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi terbalik di dekat lokasi. Diduga, penyebab mobil pemadam tesebut terbalik karena sang sopir ugal-ugalan. Setelah berjuang selama satu jam lebih, akhirnya pihak pemadam dibantu polisi dan warga berhasil memadamkan api.

Menurut Efendi Riady, gudang tersebut milik Erick Sitorus dan disewakan pada Erwin, warga Medan. Gudang ini dipakai untuk pengolahan sabut kelapa dan gudang ini hampir satu tahun sudah tidak beroperasi lagi dan diketahui gudang ini tidak ada penjaganya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi terbaliknya mobil Damkar tersebut menyulitkan mobil Damkar lain untuk melintasi jalan tersebut. Menurut pengemudi mobil Damkar tersebut, karena ada pengendara sepeda motor di depan, untung menghindari tabrakan, pengemudi banting stir sehingga mobil terbalik. “Menghindari pengemudi motor di depan, akhirnya mobil terbaik ke parit,” jelas Kusmayadi kenek mobil Damkar tersebut. (ian/adz)

 

loading...