Jennifer Dunn Tebar Pesona, Alis Tetap Cetar
  • Dipublikasikan pada: Jan 4, 2018 Dibaca: 276 kali.

Artis Jennifer Dunn mengenakan baju tahanan karena terlibat kasus narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/1). Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XIC No 29 RT 001 RW 010 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dengan barang bukti Shabu seberat 0,6 Gram. FOTO: SALMAN TOYIBI / JAWA POS


SUMUTPOS.CO – ARTIS cantik Jennifer Dunn mengaku menyesal saat ditangkap dalam kasus narkoba. Sayangnya, penyesalan itu tidak disertai bahasa tubuh dan raut wajah yang sesuai.

Menggunakan pakaian tahanan berwarna oranye tak membuat aktris cantik Jennifer Dunn malu. Dia terlihat tertawa dan cengengesan saat Polisi memaparkan barang bukti narkoba yang digunakan wanita yang akrab disapa Jedun itu.

Walaupun menyesali perbuatannya, pemain film dengan judul Buruan Cium Gue jarang terlihat murung. Perempuan bertato tengkorak di bagian kuping itu tidak pernah menundukkan kepalanya saat press release yang digelar Direktorat Reserse Polda Metro Jaya.

Perempuan berusia 28 tahun itu meminta mikrofon yang dipegang polisi untuk menyampaikan rasa penyesalannya secara singkat. Meski begitu, Jedun tampak cengengesan dan sesekali melempar senyum kepada awak media. “Maaf semua, buat media dan keluarga semua, aku nyesel. Udah itu aja,” kata Jennifer Dunn.

Kritikus Mode, Sonny Muchlison menilai, penampilan artis yang akrab disapa Jenn Dunn, memang sengaja untuk tebar pesona. Pasalnya, Jennifer justru terlihat berdandan dengan alis tetap cetar membahana. “Dia itu saya sebut dengan istilah Flattered Beauty, justru malah cantik yang tebar pesona,” tukas Sonny kepada JawaPos.com (grup Sumut Pos), Rabu (3/1).

Tak hanya memakai alis, Jenn Dunn juga terlihat berdandan lengkap dengan bulu mata. Meskipun sederhana, tatanan rambut diikat terlihat bergaya dengan cepol ke atas sambil melempar senyum ke arah media. “Malah dia menjadikan momen penangkapan menjadi kejadian untuk tebar pesona, ditampilkan dengan alis dan bulu mata,” sambung Sonny.

Sonny menjelaskan, semestinya idealnya seseorang yang bersalah dan berhadapan dengan hukum, saat tampil di hadapan publik biasanya menunduk dan malu. Justru Jenn Dunn tidak menunduk dan malah mengangkat dagunya dengan bangga. “Kalau misalnya orang tertangkap itu kan mengiba dengan kuyu wajahnya lusuh, tapi Jenn Dunn tidak, malah dia diberi cap beauty,” jelas Sonny.

Dia mencontohkan kasus Setya Novanto saat keluar menatap kamera, terdakwa korupsi E-KTP itu justru berpura-pura sakit. “Pada saat seseorang menjadi korban dia akan kamuflase. Akan membuat gambaran dia jadi korban. Ini justru dagunya malah diangkat memberi pesan bahwa I’m the Flattered Beauty,” tutup Sonny. (ika/jpc/adz)

loading...