Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Binjai Kota
  • Dipublikasikan pada: Mar 10, 2018 Dibaca: 284 kali.

Puskesmas Binjai Kota.


BINJAI, SUMUTPOS.CO -Pelayanan Puskesmas Binjai Kota yang berada di Jalan WR Mongonsidi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, dinilai warga setengah hati. Pasalnya, perawat yang berdinas di instansi Pemerintah Kota Binjai tak melayani masyarakat dengan sepenuh hati ketika berobat.

Bahkan, perawat juga kerap berkata kasar hingga sesuka hatinya ketika ada warga minta rujukan dengan menggunakan BPJS Mandiri. Keluhan pelayanan itu disampaikan Ahmad Saleh (54) warga Jalan Jambore VIII, Kelurahan Berngam, Binjai Kota.

Ahmad mengaku kecewa dengan pelayanan tim medis Puskesmas Binjai Kota saat memeriksa penyakit yang dideritanya.

“Saya kecewa dengan pelayanan perawatnya. Mereka kasar, enggak sepenuh hati melayani masyarakat kecil seperti kami yang mau berobat,”keluhnya kepada Sumut Pos, Kamis (8/3).

Menurut Ahmad, perawat dan para staf Puskesmas Binjai Kota juga lambat melayani keluhan masyarakat yang hendak berobat. Padahal, bilang Ahmad, baru kali ini dirinya berobat menggunakan BPJS Mandiri yang butuh rujukan dari puskesmas. Meski BPJS Mandiri itu berbayar, Ahmad menyesalkan lambannya pelayanan Puskesmas Binjai Kota.

“Dari tadi saya nunggu, tidak dipanggil-panggil. Padahal sudah dari tadi nunggu pakai nomor antrean,” sesalnya sembari menambahkan, menggunakan BPJS Mandiri sejak 5 tahun terakhir. “Baru kali ini berobat, perawat  yang kerja melayaninya suka-suka hati,” ketusnya.

Senada juga dialami Nura (26), warga Kampung Binjai yang juga minta rujukan dari puskesmas itu untuk melakukan pemeriksaan kandungan di rumah sakit.

“Beberapa hari lalu, aku disuruh pulang sama perawatnya karena datang jam 12 siang,” jelasnya. “Dia bilang, sudah siang kami mau istirahat. Emangnya kami mesin enggak ada istirahatnya,” sambung Nura menirukan ucapan perawat tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Puskesmas Kota Binjai, dr Tien Idrawati menepis jika disebut perawat di instansi yang dipimpinnya tak memberikan pelayanan prima. Bahkan, dia juga berdalih heran.

“Kami tidak ada jam istirahat. Mau jam berapa pun, kami tetap layani masyarakat yang mau berobat sampai jam pulang kerja. Makanya saya heran perawat yang kerja di sini ngomong begitu ke masyarakat,” pungkasnya. (ted/han)
 

loading...