Masyarakat Jangan Terpengaruh Provokasi Medsos

pilgubsu Politik Sumatera Utara
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Kepolisian Daerah Sumtera Utara (Polda Sumut) mengimbau masyarakat Sumut cermat menanggapi beragam informasi yang beredar dalam konten jejaring sosial media (medsos). Tujuanya, agar dapat menepis segala bentuk upaya provokasi yang dikhawatirkan memunculkan konflik dan gangguan kamtibmas masa pemilihan kepala derah (Pilkada)

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (27/3) menyampaikan, eskalasi politik yang semakin tinggi pada masa tahapan Pilkada Serentak 2018 di wilayah Sumut sangat memungkinkan diwarnai upaya provokasi dari pihak tak bertanggungjawab dengan tujuan tertentu.

Terlebih Pilkada Serentak 2018 yang tengah berjalan tahap demi tahap di sejumlah daerah khususnya Sumut. Tidak bisa dipungkiri erat kaitannya dengan peta Politik lingkup nasional pada masa Pilpres 2019 mendatang. Karena peningkatan suhu Politik tersebut Poldasu berharap masyarakat Sumut bijak menyikapi berbagai hal dan informasi yang bernuansa provokasi.


“Suhu politik yang tinggi pada momen pesta demokrasi seperti tahapan Pilkada Serentak 2018 yang tengah berlangsung saat ini harus disadari rentan disusupi upaya provokasi dari pihak-pihak tak bertanggungjawab dengan tujuan tertentu. Karen itu masyarakat diimbau tak terpengaruh segala bentuk provokasi salah satunya beredar lewat medsos,” sebut Rina.

Lebih jauh, Rina menyebutkan, Polda Sumut melalui Satgas Nusantara telah melakukan langkah-langkah upaya untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan kamtibmas pada masa Pilkada serntak 2018 di Sumut.

Selain itu, berbagai informasi hoax maupun ujaran kebencian dan aksi provokasi melalui jejaring sosial yang dikhawatirkan memunculkan konflik pada tahun Politik juga tengah gencar diawasi melalui monitoring tim dari Subdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Karena itu agar pesta demokrasi yang berlangsung dalam hal ini Pilkada Serentak 2018 di Sumut berjalan kondusif, semua pihak diimbau agar tidak melakukan upaya-upaya Provokasi dengan penyebaran informasi hoax. Masyarakat juga diminta bijak mempergunakan jejaring sosial media dan tidak mudah terprovokasi dengan beragam konten di dalamnya,” pungkasnya. (mag-1/azw)

 

loading...