Jokowi-Iriana Hadiri Perayaan Paskah Nasional di Samosir

Sumatera Utara
Teks Foto
Wakil Gubernur Sumut Hj Nurhajizah Marpaung, saat meninjau lokasi Perayaan Paskah Nasional di Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Sigulati, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Sabtu (7/4).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO -Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hj Nurhajizah Marpaung, meninjau lokasi tempat acara pembukaan Paskah Nasional 2018 di Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Sigulati, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Sabtu (7/4) lalu. Jalan masuk, pengamanan, dan sejumlah fasilitas pendukung diharapkan dapat dibehani lagi.

“Kita tinjau lagi, untuk memastikan semua persiapan berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Karena pada 27 April ini, direncanakan Presiden Jokowi akan hadir pada acara pembukaan dan juga penutupan pada 28 April,” tutur Nurhajizah, yang juga Ketua Umum Panitia Paskah Nasional 2018, sebelum melakukan rapat dengan panitia lokal di Gedung Pusat Informasi Kaldera Toba.

Dalam kesempatan itu, Nurhajizah juga berharap, infrastruktur seperti jalan yang kurang lebih 2 kilometer sampai ke lokasi acara, segera dibenahi. Begitu juga dengan tenda, bibit pohon, panggung, pengamanan, dan fasilitas lain, untuk dibenahi lagi. Karena Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga akan hadir ke Sigulati pada 16 April, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Sumut. “Minggu depan harus sudah dikerjakan. Kedatangan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tentu akan memberi manfaat, khususnya untuk Geopark Kaldera Toba,” jelasnya.


Sementara Bupati Samosir Rapidin Simbolon, sebagai tuan rumah dan panitia lokal, menyatakan, pihaknya telah siap menjadi tuan rumah pada acara pembukaan Paskah Nasinal 2018. “Sebagai panitia lokal, kami siap dan berterima kasih, karena dipercaya sebagai tuan rumah pembukaan Paskah Nasional 2018. Kami akan monitor dan melaporkan perkembangannya kepada ketua umum, demi suksesnya karya besar ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Sumut, sebagai Ketua Umum Paskah Nasional 2018, walaupun ia beragama Islam. “Ini menunjukkan kokohnya kerukunan umat beragama di Sumut pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” sebut Rapidin.

Rapidin juga menyampaikan, perjalanan Obor Paskah yang dari 12-13 April akan tiba di Padangsidimpuan, selanjutnya pada 14-15 April di Tarutung, 16 April di Doloksanggul, dan 17 April di Salak. Selanjutnya 18 April di Sidikalang, 19 April di Kabanjahe, 20-21 April di Medan. Setelah itu pada 22 April di Pematangsiantar, 23 April di Raya, 24 April di Parapat, 25 April di Pangururan, 26-27 April di Sigulati, dan berakhir di Balige pada 28 April. “Pemkab Samosir akan menyambut Obor Paskah yang tiba di Samosir, dengan tor-tor terpanjang, dan akan memecahkan rekor Muri,” bebernya, seraya menambahkan, di Sigulati tempat lokasi acara pembukaan, yang dulunya merupakan Perkampungan Raja Batak, yang mampu menampung kapasitas 5.000-7.000 orang.

Manajer Geopark Kaldera Toba Wilmar, pada kesempatan tersebut menyatakan, pihaknya sangat mendukung untuk suksesnya pelaksanaan Paskah Nasional. “Kami menunggu perintah Ibu Ketua Umum, dan siap mendukung kegiatan ini, karena ini merupakan satu upaya pengembangan Geopark Kaldera Toba,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Juang Sinaga, Forkopimda Kabupaten Samosir, Ketua Harian Paskah Nasional 2018 Bonar Sirait, para pendeta, pastor, tokoh agama, tokoh masyarakat, mewakili OPD Pemprov Sumut, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Kehutanan, Dinas Kominfo, panitia provinsi dan panitia lokal. (prn/saz)

 

 

loading...