BERKUNJUNG KE SUMUT POS

Gibran, Kaesang, & Bobby Buka Kedai Rakyat di Medan

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
Gibran Rakabuming Raka dan adiknya Kaesang Pangarep saat berkunjung ke Graha Pena Medan, kantor Redaksi Sumut Pos, Sabtu (26/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukses membuka outlet di beberapa daerah di tanah air, putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengembangkan bisnis kulinernya ke Medan, Sumatera Utara. Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep berkolaborasi dengan ipar mereka, Bobby Nasution, membuka Kedai Rakyat di Medan, dengan konsep three in one.

Sebelum launching ‘Kedai Rakyat’ di Jalan Iskandar Muda, No 47A Medan, , Sabtu (26/5) sore, kedua putra orang nomor satu di Indonesia itu berkunjung ke gedung Graha Pena, kantor redaksi Sumut Pos, di Jalan SM Raja, Medan, Sabtu siang.

Tidak ada pengawalan istimewa seperti kedatangan anak-anak presiden umumnya. Tiba sekira pukul 14.10 WIB, Gibran dan Kaesang hanya dikawal tiga pria berambut cepak dan berbadan tegap. Rombongan telah disambut General Manager, Goldian Purba dan Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Dame Ambarita, serta awak redaksi lainnya.

Gibran yang mengenakan kemeja bercorak baju tentara sementara Kaesang dibalut kaus dipadu kemeja luar, tanpa rombongan heboh mengenalkan dirinya saat bersalaman.

“Gibran,” ucap anak sulung Jokowi ini kepada kru Sumut Pos.

“Kaesang,” ucap adiknya.

Gibran, Kaesang, dan Managing Direktor Kedai Rakyat, Ansari Khaidir, kemudian diarahkan ke ruang rapat. Sedangkan 3 pengawalnya menunggu di ruang lainnya. Tanpa makanan dan minuman, karena kunjungan saat bulan puasa, perkenalan dan pembicaraan mengalir sederhana tanpa basi-basi.

“Iya… saya, Kaesang, dan Bobby sore ini akan membuka kedai, namanya Kedai Rakyat di Medan. Ini konsep yang berbeda dari sebelumnya. Kami bertiga, dengan brand masing-masing, berkumpul di satu tempat. Saya martabak Markobar, Kaesang Sang Pisang, dak Bobby (Bobby Nasution, suami Kahiyang Ayu adik Gibran, Red) Kopi Jolo,” kata Gibran memulai.

Gibran menjelaskan, Kedai Rakyat di Kota Medan ini merupakan outlet kolaborasi mereka bertiga, yang pertama di Indonesia. “Kalau di Medan, Markobar sudah tiga outlet. Tapi kalau kolaborasi bertiga, ini yang pertama,” ujarnya.

Gibran dan Kaesang mengakui , bisnis kuliner di Medan termasuk ketat. Banyak brand-brand kuliner yang telah ada memiliki nama. Namun pihaknya tetap optimis Kedai Rakyat dapat bersaing. “Tantangannya banyak banget, tapi kita sudah mempelajari karakter orang Medan. Orang Medan itu suka kuliner, punya daya beli, dan cukup konsumtif. Jadi kita optimis dapat bersaing,” kata Kaesang.

Warga Kota Medan, menurutnya, juga pecinta kopi. “Makanya kita gabung dengan brand kopinya Bobby. Sudah kita test, menu Markobar dan Sang Pisang cocok dipadukan dengan kopi,” kata Kaesang.

Khusus untuk Kedai Rakyat di medan, mereka menyediakan paket 3 in 1 dengan harga Rp50 ribu per dua orang. Paket itu sudah termasuk Markobar, Sang Pisang, dan kopi untuk dua orang.

Mengapa memilih kedai di Iskandar Muda?

“Ya saya lihat tempatnya cocok, dekat dengan durian Sibolang,” jelas Kaesang.

Ditanya berapa target outlet mereka di seluruh Indonesia, keduanya menjawab berbeda.

“Kalau saya sih targetnya 200 outlet,” sambung Kaesang.

“Kalau saya 35 outlet saja,” timpal Gibran.

Usai 50 menit berbincang-bincang santai, selanjutnya Gibran dan Kaesang foto bersama dengan kru Sumut Pos, dan mengundang Sumut Pos hadir pada grand opening Spektakuliner 3 in 1 Kedai Rakyat di Jalan Iskandar Muda, Medan.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *